- VIVA.co.id/Purna Karyanto
Bukan hanya itu, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menjanjikan bonus uang sebesar Rp5 miliar bagi atlet Indonesia yang bisa merebut medali emas pada Olimpiade 2016 ini. Dukungan serta dorongan moral ini pun diharapkan akan dapat menjadi motivasi dan pemacu yang positif bagi para pemain agar merasa bahwa perjuangan mereka benar-benar mendapat perhatian besar dari publik Tanah Air.
"Kami sadar, kami harus memanjakan para atlet. Kami juga merasa wajib untuk memenuhi apa yang seharusnya menjadi hak mereka," ucap Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot Dewa Broto.
"Bonus kali ini kami akan tingkatkan lima kali lipat dibandingkan dari Olimpiade London (2012). Untuk (peraih medali) emas Rp5 miliar, perak Rp2 miliar, dan perunggu Rp1 miliar," katanya.
Bonus besar yang dijanjikan pemerintah bagi para duta Olimpiade ini, mendapat sambutan positif dari Candra Wijaya sebagai mantan atlet nasional yang juga pernah sukses mempersembahkan medali emas dari cabang bulutangkis pada Olimpiade Sydney 2000.
"Ini tentunya bagus sekali. Bukan dilihat hanya sebagai dorongan motivasi saja, tapi lebih kepada bagaimana kerja keras dan perjuangan sang atlet ini dapat dihargai dengan setimpal. Artinya, perhatian pemerintah ini pula bisa memberikan sinyal bahwa prestasi di bidang olahraga yang diukir untuk Merah Putih maka jerih payah Anda tidak akan disia-siakan," tegas Candra.
Candra pun berharap hal ini juga menjadi sesuatu yang sifatnya menjadi agenda permanen dan mendorong munculnya sejumlah penghargaan lainnya bagi para atlet yang pernah mengharumkan nama bangsa di bidang olahraga.
"Harapannya kebijakan ini bisa menjadi sebuah agenda tetap dengan payung hukum yang mengikat, entah itu berbentuk Undang-undang atau Keputusan Menteri (Kepmen). Yang jelas ini harus jadi terobosan baru upaya pemerintah yang terus memberikan jaminan kesejahteraan bagi para atletnya," tambah Candra.
Persiapan teknis dan psikologis telah dilakoni para pebulutangkis untuk mengembalikan tradisi emas bagi kontingen Indonesia. Bonus pun telah menanti. Ditambah doa seluruh masyarakat Indonesia, diharapkan keping-keping medali emas bisa menjadi buah tangan para atlet saat pulang ke Tanah Air kelak.