- VIVA.co.id/Purna Karyanto
"Linda telah saya beri motivasi dari tayangan rekaman-rekaman pertandingannya saat Kejuaraan Dunia 2015 lalu. Saya mencoba terus mengingatkannya bahwa jika tampil all-out, maka Linda juga bisa bersaing dengan para pemain tangguh lainnya," tambah mantan pemain ganda putra itu saat dihubungi VIVA.co.id.
Linda memang dituntut untuk bekerja keras dari awal laga. Karena ia tergabung di Grup J bersama pemain rangking 6 dunia, Nozomi Okuhara, dari Jepang dan wakil Vietnam, Vu Thi Trang.
Menyikapi hasil undian ini, Linda memilih untuk terus menjaga fokus dan kesiapannya. “Bismillah saja. Saya akan berusaha yang terbaik. Yang penting tetap fokus saja,” tegas Linda.
Untuk tunggal putra, Tommy tergabung di Grup J dengan Howard Shu (Amerika Serikat) dan Osleni Guerrero (Kuba). Jika mengacu pada kekuatan di atas kertas, hampir dipastikan Tommy bisa memenangkan kedua pertandingan penyisihan Grup J, walaupun Tommy tercatat belum pernah bertemu dengan keduanya.
“Menurut saya Tommy cukup berpeluang di penyisihan grup, secara rangking, Tommy jauh lebih unggul. Namun, Tommy tetap harus waspada karena Hsu dan Guerrero adalah pemain-pemain berpengalaman,” ujar pelatih Tommy, Toto Sunarto.
Jika berhasil menjadi juara Grup J, Tommy bakal berjumpa dengan jawara dari Grup I, kemungkinan Rajiv Ouseph (Inggris) atau Sho Sasaki (Jepang).
Bonus Menanti
![]()
Gita rencananya akan menyaksikan langsung perjuangan para pebulutangkis terbaik Merah Putih di Stadion Riocentro Pavilion 4.
Cabang bulutangkis baru dimainkan pada 11-20 Agustus 2016. Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan, menegaskan kepada para pebulutangkis yang akan bertolak ke Brasil untuk tetap semangat dan dapat tampil all-out. Bukan hanya itu, Gita rencananya akan menyaksikan langsung perjuangan para pebulutangkis terbaik Merah Putih di Stadion Riocentro Pavilion 4.
“Lakukanlah yang terbaik. Saya yakin kalian sudah tahu apa yang harus dilakukan. Banyak ekspektasi dari masyarakat Indonesia, tetapi kita harus bisa mengatur ekspektasi tersebut supaya tidak terbebani,” ungkap Gita.
“Faktor keberuntungan juga sangat berperan. Apapun bisa saja terjadi di kejuaraan sebesar Olimpiade, jadi tetap berikan yang terbaik. Hope for the best and expect the worst,” tutur Menteri Perdagangan di era Presiden SBY tersebut.