SOROT 409

Merayu Risma

Risma melakukan kunjungan kerja ke Batam
Sumber :
  • ANTARA/M N Kanwa/kye/16.

Suara-suara Risma

img_title Kemensos Respon Anak dengan Kondisi Suspect Kanker Wajah

Apa pun itu, munculnya Risma membuat politik Jakarta menghangat. Surabaya juga ikut menghangat dengan gerakan-gerakan menolak Risma ke Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Jakarta, sejak 21 Juli 2016 lalu, muncul sebuah forum yang menamai dirinya JakLover. Lembaga ini mengklaim merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat yang intinya menginginkan Risma duduk di DKI Jakarta sebagai Gubernur. Kelompok ini percaya Risma akan memberi rona baik bagi ibu kota Indonesia tersebut. 

img_title Mensos Risma Berencana Ganti Bansos Tunai untuk Korban PHK

"Risma memiliki kepemimpinan yang lebih menarik terutama sisi humanis, sopan santun dan pribadinya yang sederhana," kata Ketua Media Kreatif JakLovers Ikhwan Saefulloh.

Namun demikian, JakLovers tetap tak menampik jika memang keputusan pencalonan Risma adalah kewenangan dari parpol pengusungnya. Ikhwan mengaku tak bisa berbuat banyak. "Isu di politik memang berubah setiap saat. JakLovers hanya menginginkan Risma ke Jakarta, urusan mengangkat domain parpol," tutur Ikhwan.

img_title Spirit Kemerdekaan, Puskesos Wujudkan Kesejahteraan Sosial

Lain hal dengan di Surabaya. Rumah pendukung Risma ini justru merasa keberatan jika wali kota mereka beranjak ke Jakarta. Figur Risma yang sudah membumi dengan warga di Kota Surabaya membuatnya layak dipertahankan dengan cara apa pun.

Menurut Aciek, selama ini yang menginginkan Risma ke Jakarta, adalah warga Jakarta. "Bu Risma tetap di Surabaya adalah harga mati, dan ini merupakan etika politik," kata Ketua Aliansi Perempuan jawa Timur Aciek Lutfianah. "Warga Surabaya tidak menginginkan Bu Risma ke Jakarta, karena beliau adalah pemimpin terbaik kami.”

Aksi penolakan Risma ke Jakarta pun juga diwarnai dengan penandatanganan petisi penolakan. Ribuan orang pun menandatangani petisi itu. "Pokoknya jangan pergi dari Surabaya sampai tugasnya selesai," tutur annisa, perempuan yang ikut menandatangani petisi menolak Risma ke Jakarta di Taman Bungkul Surabaya, Minggu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra sulung Risma, Fuad Bernardi, juga menolak ide ibunya berlaga di Pilkada Jakarta. Dengan tegas Fuad meminta agar ibundanya tetap memimpin di Surabaya. "Ibu masih punya janji menjalankan tugas sebagai wali kota Surabaya selama lima tahun," kata Fuad.

Atas itu, sebagai putra Risma, Fuad mendesak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menolak mencalonkan Risma ke Jakarta. “Saya secara pribadi memohon agar rekomendasi itu tidak diberikan kepada Ibu, karena masih banyak tokoh lainnya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut