SOROT 426

Otomotif, Tutup Pabrik hingga Kartel

Ford hengkang dari Indonesia pada Rabu 10 Februari 2016.
Sumber :
  • ANTARA/Hafidz Mubarak A

Apa yang dikatakan Putu diamini Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Yan Sibarang Tandiele. Meski Ford baru saja pergi, kini sudah ada merek baru yang siap merangsek masuk bursa otomotif nasional, Wuling.

img_title Kata Mitsubishi Soal Pajak Nol Persen yang Tak Direstui Sri Mulyani

Tak tanggung-tanggung, produk yang dibangun dari perusahaan otomotif patungan, PT SAIC General Motor Wuling (SGMW) itu, menyiapkan investasi sebesar US$700 juta atau setara Rp9,7 triliun untuk membuka bisnis di Indonesia. Pembangunan pabrik mereka hingga kini terus dikebut. "Tahun depan mungkin pembangunan selesai dan mulai beroperasi," kata Yan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemunduran sejumlah APM di Indonesia sebenarnya juga dianggap sebagai sesuatu yang lumrah bagi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Terbilang normal karena principal dianggap pasti memikirkan sasaran tembak fokus bisnis berikutnya yang lebih menguntungkan bila di satu wilayah tak prospek.

img_title Mobil Baru Rp100 Jutaan Masih Banyak yang Beli di RI

"Kami lihat itu hal yang normal, namanya film persaingan usaha," kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohanes Nangoi.

Apa yang diprediksikan bahkan sudah terbukti dengan langsung dipilihnya pihak-pihak baru untuk menangani penjualan dan aftersales Ford, Harley dan Mazda. "Contohnya seperti Ford, dia tetap beroperasi melalui tangan orang lain, Mazda beroperasi dengan tangan orang lain. Tapi kalau industri dalam arti kata pabrik untuk sementara ini tidak ada yang tutup, jadi tetap pengurangan tenaga kerja tidak ada."

img_title Gaikindo Tiadakan Pameran Otomotif Jakarta Auto Week Tahun Ini

Menatap 2017, Gaikindo memproyeksikan bila peluang pasar penjualan kendaraan tahun depan masih tetap bertumbuh meski tak terlalu banyak. Pertumbuhan penjualan yang tidak terlalu banyak ini disebabkan beberapa faktor. Kata Nangoi, seperti kondisi perekonomian global yang kurang membaik serta banyaknya tantangan industri yang harus dihadapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Yan Sibarang menyebut angka. Penjualan mobil pada 2017 mendatang diprediksi akan terjual sebanyak 1,2 juta unit. Naik 200 ribu unit dari penjualan tahun ini yang hanya mencapai satu juta unit. "Kita tetap harapkan pertumbuhan 2016 itu paling tidak secara total bisa mencapai target di atas satu juta mobil terjual. Kalau 2015 itu satu juta juga. Target 2017 ada, ya sekira 1,2 juta mobil."

Tersandung Kartel

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut