SOROT 452

Geliat Jalur Kereta Nusantara

Pekerja menyelesaikan penggantian bantalan rel kereta api di jembatan Kleringan, Kota Baru, DI Yogyakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

"Kami ada tujuh titik untuk trase yang akan dipakai kereta api cepat," ujar Joni dalam keterangan pers yang diunggah di laman kai.id, Jumat, 9 Juni 2017.

img_title BRI Jalin Sinergi dengan KAI dan dalam Fasilitas Notional Pooling

Groundbreaking pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Groundbreaking pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, pada awal tahun 2016. (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

img_title Lewat Aplikasi Ini, KAI Kini Antar Jemput Penumpang Sampai Rumah

Penertiban sebelumnya mencapai 69 bangunan, dan dilanjutkan 55 bangunan di KM143+200 sampai KM143+800. "Seluruhnya sudah beres 124 bangunan atau setara 7.505,93 meter persegi," ujar Joni.

Selain lahan di seputaran rel di Desa Gadobangkong itu, Tim Penertiban Aset KAI Daop 2 Bandung sebelumnya sudah menertibkan lahannya dari bangunan warga di seputaran Ciganea, serta Rancaekek. "Totalnya sudah 162 bangunan," kata dia.

img_title Longsor di Blitar Timbun Rel, Kereta Api Malang-Bandung Tertahan

Luasan lahan yang sudah bebas setara 8.800 meter persegi. Setelah mensterilkan tiga titik, bulan ini KAI akan melanjutkan pembongkaran bangunan di dua lokasi. Pada 18 Mei 2017, pembongkaran dijadwalkan dilakukan di Kertamulya dan pada 29 Mei 2017 di Cilame. Keduanya di Kabupaten Bandung Barat.

"Untuk kawasan Kertasari dan Mekarsari belum kami jadwalkan," ujar Joni.
 
Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo mengatakan biaya pembebasan lahan yang dikeluarkan perusahaan nantinya diganti oleh kontraktor penggarap proyek kereta cepat, PT Kereta Cepat Indonesia China. "Belum ada angka pasti berapa, tapi akan diganti," terang Didiek.

Selanjutnya...Proyek Stagnan

Proyek Stagnan

Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno menilai masa depan moda transportasi kereta api menjadi solusi dari kebutuhan transportasi ke depan.

"Harus mulai disimpan dari sekarang sebagai transportasi umum perkotaan untuk solusi kemacetan, walau untuk mewujudkannya membutuhkan anggaran tidak sedikit," kata Djoko kepada VIVA.co.id, Kamis, 8 Juni 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, banyak pemerintah daerah minta agar di wilayahnya dibangun LRT. Ada yang memang serius mendukung dengan bersedia men-support pembiayaan, tapi ada juga yang hanya sekadar basa-basi. "Kita harus optimistis ini bisa, meski ada kendala industri otomotif yang penuh rayuan," ujarnya.

Salah satu kendala klasik yang dihadapi dalam pengembangan jalur kereta adalah masalah lahan. Djoko mengingatkan pemerintah perlu membuat regulasi untuk mengatasi persoalan pembebasan lahan, hingga membebaskan jalur lama yang sudah dikooptasi masyarakat atau perusahaan lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut