SOROT 457

Berkah Putaran Si Mungil

Sejumlah fidget spinner yang dijual di Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto

Ferdi mengungkapkan, dalam satu hari toko mainan grosir miliknya memiliki omzet Rp30 juta hingga Rp50 juta. Terlebih saat ini, fidget spinner sedang booming, pendapatannya tentu bisa lebih besar.

img_title VIDEO: Lupakan Fidget Spinner, Mainan Anyar Ini Bisa Berputar 27 Jam

"Iya, sekarang memang sedang ramai-ramainya spinner. Penjualan di sini bisa dikatakan lumayan lah. Dan mainan itu sangat tergantung minat dari masyarakat, dan mainan itu biasanya mengikuti musim," ujar Ferdi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, keuntungan yang bisa didapat dari berjualan fidget spinner ini hampir sama dengan booming mainan sebelumnya. Seperti, waktu musim yoyo, di mana semua orang mencari mainan tersebut.

img_title VIDEO: Begini Bedanya Fidget Spinner Berputar di Antariksa

"Artinya, dengan musim mainan seperti ini, pendapatan toko tentunya semakin bertambah mengikuti musim. Dan kalau lagi musim yoyo, ya sama, akan bertambah karena semua mencari yoyo," ujarnya.

Selanjutnya, Barang Impor dari China

img_title Wujud 'Fidget Spinner' Berusia 4000 Tahun dari Irak Kuno

Barang Impor dari China

Meski fidget spinner marak di Indonesia, nyatanya mainan tersebut tak sedikit pun dibuat di dalam negeri. Hal itu bisa diketahui dari sejumlah pedagang yang mengakui tak satu pun dari mereka memproduksi barang tersebut di dalam negeri.

Seperti Misrina, pedagang di Pasar Gembrong. Dia mengakui barang yang mereka ambil justru berasal dari grosir di Pasar Senen, Jakarta Pusat dan Kota, Jakarta Barat.

Ia mengakui, selama ini barang yang mereka beli adalah mainan impor. Dan negara yang sering ditemui mengirimkan mainan ke Indonesia adalah China. Mainan seperti fidget spinner ini tak ada yang palsu, sehingga mudah dijual.

Senada dengan Misrina, pemilik toko grosir di Pasar Esemka, Ferdi, mengakui barang mainan fidget spinner yang ia dapatkan selama ini tidak berasal dari dalam negeri. "Ini kayanya impor deh, dari China," tuturnya.

finger spinners - fidget toys - hand finger - spinner - toy - mainan

Pembeli melihat koleksi fidget spinner yang dijual di Jakarta. (VIVA.co.id/Purna Karyanto)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartati, mengatakkan, booming permainan fidget spinner tentunya baik dari sisi permintaan, karena menciptakan lapangan kerja dan mendorong perekonomian.

Namun, besarnya permintaan tersebut bisa menjadi kurang berkualitas, karena barang tersebut berasal dari impor dan tidak diproduksi di dalam negeri. Kondisi itu bisa mengurangi nilai tambah di rantai pasoknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut