SOROT 468

Peritel Dunia Dihantam Badai

Suasana toko Polo Ralph Lauren di Fifith Avenue, New York, sebelum ditutup.
Sumber :
  • REUTERS

Menurunnya animo belanja dan sepinya turis ini bukan sebuah permasalahan kecil untuk Singapura. Sebab, pedagang grosir dan eceran menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) negara itu. Apalagi, ekonomi global yang lesu telah memperlambat dan mengurangi belanja Singapura, terutama para pekerja di sektor ekspor.

img_title Investasi Syariah Mulai Rp1 Juta, Sukuk ST016 Resmi Hadir di BRI

Dilansir dari Strait Times, pemerintah Singapura pun putar otak, mencari cara agar merosotnya penjualan ritel di kawasan tersebut bisa teratasi. Salah satu rencana yang muncul adalah dengan melarang mobil melintas Orchard Road  dan membiarkan ritel-ritel berdagang di area tersebut. Mungkin mirip dengan konsep Car Free Day di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalahnya bukan jalan, tapi toko-toko yang berada di daerah tersebut terlalu banyak. Hal itu diperburuk dengan serupanya barang-barang yang dijual.

img_title Raksasa Ritel Kembali Efisiensi, 1.000 Karyawan Terdampak

Sementara itu, gempuran belanja online juga menghantam raksasa ritel di negara itu. Apalagi berdasarkan statistik publik separuh dari penduduk Singapura berbelanja secara online.

Keluhan yang paling sering disampaikan konsumen di negara singa itu adalah barang yang dijual secara online di situs produk atau market place, lebih lengkap dibanding apa yang dijual pada pusat perbelanjaan. Hal tersebut semakin membuat mal-mal di negara-kota itu sepi pengunjung. (ren)

img_title Negara Tetangga RI Kena Gelombang PHK Massal, Sektor Manufaktur dan Ritel Paling Terdampak
Menteri Perdagangan, Budi Santoso

Beras Fortifikasi Dipastikan Tak Menggeser Beras Premium, Mendag Budi: Pangsa Pasarnya Beda!

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menilai, tren penjualan beras khusus termasuk beras fortifikasi, tidak akan menggeser pasar beras premium dan medium di ritel modern.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut