Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setyadi

Target Tiap Tahun, Zero Accident

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Kesadaran individu untuk menjaga keselamatan lebih kuat pengaruhnya untuk mencegah kecelakaan?

img_title 11 Pegawai Positif COVID-19, Kantor Ditjen Hubdar Ditutup Sementara

Nah ini yang menurut saya paling menentukan. Karena kalau kita membuat marka atau rambu jalan tidak susah sebenarnya, yang penting ada uang, kita bikin. Tapi seberapa jauh masyarakat bisa melihat bahwa rambu atau marka itu sebagai sarana untuk sadar apa yang ada di sekitar lokasi itu. Jadi menurut saya 50:50 lah ya. Artinya pemerintah sudah berbuat dengan berbagai macam ketentuan, kewenangan, kebutuhan, yang dianggap penting. Kalau itu mungkin masih belum optimal, berikutnya kita sangat mengharapkan kesadaran dari masyarakat untuk bersama-sama menciptakan keselamatan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya, kalau anda menyopir sudah enam jam, ya anda harus istirahat. Kalau lelah ya istirahat. Jangan sampai karena ingin mudik  ke kampung halaman, euforia itu yang muncul, padahal badan sudah letih, sudah kelelahan, tapi tetap dipaksakan. Jadi jangan sampai dipaksakan.

img_title H-7 hingga H-1 Lebaran 2020, Cuma 465 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta

Pendirian Posko Mudik, itu untuk mendukung apa?

Tahun lalu saya sudah melakukan dan mendirikan posko mudik di sepanjang jalan arus mudik, tahun ini saya lebih masifkan lagi. Tahun ini lima jembatan timbang saya jadikan posko mudik, kita siapkan di situ berbagai macam fasilitas untuk tempat istirahat. Jadi pengemudi yang kelelahan bisa beristirahat di situ.

img_title Pertamina MOR III: Konsumsi Pertamax Ramadan-Idul Fitri Naik 12 Persen

Lima jembatan timbang di mana saja?

Itu di Majenang satu, kemudian di Brebes satu, kemudian di Jati Barang, kemudian di Gentong, satu lagi di Tasik juga ada.

Itu difungsikan sebagai posko sekaligus tempat beristirahat?

Iya, sebagai rest area. Dan nanti itu kita fungsikan juga ada fasilitas pijitnya, pos kesehatannya, ada bengkel di sana, dan sebagainya. 

Selain itu, kita bekerja sama dengan Polri. Polri juga membangun posko Simpatik namanya. Contohnya jembatan timbang Losarang, dibuat Pos Simpatik sama kepolisian. Jadi memang sudah ada arahan dari kita, semua jembatan timbang di saat lebaran berhenti. Dan kemudian difungsikan sebagai rest area.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi total ada berapa Posko Pemantauan mudik lebaran milik Kementerian Perhubungan?

Kalau jumlah posko Kementerian sendiri yang kita bangun itu ada 17 Posko di Jawa. Tapi kita harapkan nanti dikuatkan kembali oleh posko Dishub di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dan saya minta semuanya sebagai posko penguatan dari kepolisian. Jadi tugasnya selalu berdua kami dengan kepolisian.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut