Jenderal Dudung: Prajurit TNI dan Polri Harus Nempel

VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman
VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Sumber :
  • tniad.mil.id

VIVA – Setelah berkunjung ke Papua, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, melanjutkan perjalanannya ke Sulawesi. Dudung tiba di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsesl), Kamis 25 November 2021.

Dilansir VIVA Militer dari situs resmi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), kedatangan Kasad disambut oleh Panglima Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, dan sejumlah pejabat Kodam XIV/Hasanuddin.

Dalam kunjungannya kali ini, Dudung kembali menegaskan peran setiap Komandan Satuan yang harus senantiasa hadir di tengah para prajuritnya. Sosok seorang komandan juga harus menjadi tauladan untuk menjalankan tugas pokok dalam membantu kesulitan masyarakat.

Tak hanya itu, mantan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) itu juga menekankan pentingnya sinergitas TNI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dudung sepertinya sudah mendengar kabar ada perselisihan antara anggota Polri dan prajurit TNI yang terjadi di Ambon, awal pekan ini.

VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Photo :
  • tniad.mil.id

VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Oleh sebab itu, Dudung menyatakan sudah memberi perintah kepada Pangdam XIV/Hasanuddin agar seluruh prajurit TNI di jajaran Kodam XIV/Hasanuddin senantiasa merekat kuat dengan anggota Polri. Setiap kegiatan kepolisian, prajurit TNI harus ada. Terutama dalam memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat.