5 Tips Mendeteksi Kerusakan Shockbreaker Sepeda Motor

Servis motor Suzuki
Sumber :
  • Dok: SIS

Jakarta, 27 Januari 2024 – Shockbreaker atau peredam kejut merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor. Komponen ini berfungsi untuk meredam hentakan yang dihasilkan dari jalanan yang tidak rata atau berlubang.

img_title Banjir Terjang Padang, 120 Rumah Terendam dan 238 Warga Dievakuasi

Jika shockbreaker mengalami kerusakan, maka akan mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara. Berikut ini adalah beberapa trik untuk mendeteksi kerusakan shockbreaker motor, dikutip VIVA Otomotif dari laman Suzuki Indonesia:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Sudah melebihi masa pakai
Tidak ada aturan resmi berapa lama masa pakai shockbreaker. Namun, secara umum, shockbreaker disarankan untuk diganti setiap 2 tahun sekali.

img_title Sempat Loyo, Permintaan Sepeda Motor Cetak Rekor Baru

Jika motor Anda sudah berusia lebih dari 2 tahun, sebaiknya lakukan pemeriksaan kondisi shockbreaker secara rutin. 

Shockbreaker depan motor.

Photo :
  • Youtube

img_title Deretan Motor Edisi MotoGP yang Pernah Beredar di Indonesia

2. Periksa apakah ada kebocoran oli
Shockbreaker yang mulai aus akan menyebabkan kebocoran oli. Kebocoran oli ini dapat mengganggu kinerja dan membuat motor menjadi tidak nyaman saat dikendarai.

3. Tidak nyaman saat berkendara di jalan bergelombang
Shockbreaker yang sudah aus akan terasa tidak nyaman saat melewati jalan bergelombang atau tidak rata. Motor akan terasa lebih goyang dan menimbulkan suara hentakan yang keras.

Cara memeriksanya adalah dengan berkendara di jalan yang bergelombang. Jika motor terasa goyang dan mengeluarkan suara hentakan yang keras, maka shockbreaker Anda perlu diganti.

4. Ban belakang mulai bergoyang
Kerusakan shockbreaker juga dapat menyebabkan ban belakang menjadi bergoyang saat motor dikendarai. Hal ini dapat membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat melewati jalan yang licin.

Cara memeriksanya adalah dengan berkendara di jalan yang lurus. Jika ban belakang terasa bergoyang, maka shockbreaker Anda perlu diganti.

5. Adanya perubahan ketinggian dari motor
Shockbreaker yang sudah aus dapat menyebabkan perubahan ketinggian dari motor. Hal ini dapat dirasakan saat motor melewati polisi tidur atau jalanan yang menanjak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara memeriksanya adalah dengan melewati polisi tidur atau jalanan yang menanjak. Jika bagian bawah motor terlihat menempel pada jalan, maka shockbreaker Anda perlu diganti.

Jika Anda menemukan salah satu atau beberapa tanda-tanda di atas, sebaiknya segera bawa motor ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Daihatsu Terios di GIIAS 2024

Perang SUV Murah September 2026, Ini yang Paling Laku

Toyota Rush memimpin distribusi LSUV pada September 2026 dengan 2.083 unit, unggul 199 unit dari Daihatsu Terios yang mencatat 1.884 unit. Simak berikut ini.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut