Manuver Demokrat Bubarkan Koalisi

Pertemuan SBY dan Prabowo Subianto di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan
Sumber :
  • Abror Rizki

"Namanya proses politik seperti ini, mau tidak mau, Presiden akan menarik gerbong sebanyaknya masuk ke DPR untuk mengawal kebijakan agar tak terhambat. Menurut saya itu dinamika saja. Apa karena Demokrat berlabuh ke Jokowi, itu akan kita hormati," ujar Taufik.

img_title Sokongan SBY Dinilai Bakal Menguatkan Basis Suara ke Prabowo Subianto

Meski terus berbeda pendapat dengan kubu 02, Demokrat tak pernah secara resmi mengumumkan keluar dari koalisi. Pernyataan Rachland Nashidik adalah pembubaran koalisi, tapi bukan keluar dari koalisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, Saleh Daulay, mempersilakan jika Demokrat ingin keluar dari koalisi. Tapi untuk membubarkan koalisi, harus dibicarakan lintas koalisi. Ia meminta agar Demokrat tak perlu mengumbar ke publik. 

img_title Belajar dari Pemilu 2019, Moeldoko Inisiasi Program Layanan Kesehatan Petugas Pemilu 2024

"Saya kira Demokrat memiliki masalah tersendiri dengan Prabowo-Sandi. Jika itu betul, sebaiknya disampaikan langsung, tidak perlu diumbar di publik. Kalau diumbar, orang pasti akan menduga ada manuver tertentu untuk mendapatkan sesuatu," kata Saleh, Senin 10 Juni 2019.

"Kalau mau pergi baik-baik silakan. Kalau membubarkan koalisi, harus dibicarakan lintas koalisi. Kalau mau pergi sendiri, saya kira itu hak. Silakan saja," Saleh menambahkan. 

img_title Pengamat: SBY-Demokrat Modal Penting Bagi Prabowo Tantang Ganjar di Putaran Kedua Pilpres

Usulan pembubaran Koalisi Adil Makmur juga ditolak Partai Keadilan Sosial. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menganggap usulan itu sebagai hal yang tak bijak, bahkan meski tujuannya adalah untuk menurunkan tensi politik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pembubaran koalisi justru menyulitkan pengambilan keputusan politik. Biarkan ini jadi pembelajaran bersama dengan syarat semua mengedepankan akhlak politik yang dewasa," kata Mardani, Minggu, 9 Juni 2019.

Mardani menegaskan, sejauh ini PKS masih tetap solid berada di Koalisi Indonesia Adil Makmur bersama Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut dia, pernyataan dari Rachland kurang tepat, karena bila tidak ada koalisi, maka pengambilan keputusan politik akan menjadi lebih sulit. (art)

Mantan Calon Legislatif (Caleg) anggota DPR RI tahun 2019 di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), Alexsius Akim di KPK

Blak-blakan Eks Caleg PDIP dari Kalimantan Barat Usai Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku

Alexsius Akim, telah rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus korupsi Harun Masiku. Ia mengaku telah menjelaskan semua kepada penyidik dalam kasus tersebut

img_title
VIVA.co.id
5 Agustus 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut