Ambisi Alibaba di Asia Tenggara

Alibaba.
Sumber :
  • Reuters

Langkah akuisisi itu dikatakan sebagai pembuktian perusahaan untuk memberikan fondasi bagi pertumbuhan e-commerce di kawasan yang nantinya akan mendongkrak secara global di masa depan.

img_title Gudang Penyimpanan Paket di Cengkareng Kebakaran, Lazada Klaim Pengiriman Tak Terganggu

Sementara itu, bagi Lazada, menyambut akuisisi itu dengan sangat positif. Chief Executive Officer (CEO) Lazada, Max Bittner mengatakan, kesepakatan kedua belah pihak, terutama untuk meningkatkan bisnis di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bittner, Asia Tenggara merupakan pasar pelanggan mobile yang cukup beragam dengan sejumlah tantangan dalam pengembangan e-commerce di baliknya.

img_title 'Live Shopping' Tetap Jadi Primadona

"Kami sangat gembira bergabung dengan Alibaba. Dengan akuisisi ini akan mempermudah kami dalam mencapai tujuan, yaitu dengan menjangkau 560 juta konsumen dengan tawaran berbagai produk. Dengan Alibaba, memungkinkan kami untuk cepat meningkatkan layanan dan memberikan pengalaman belanja online yang lebih mudah lagi," ujarnya dalam pernyataan di laman Business Wire.

Sambutan senada juga disampaikan oleh perusahaan yang melahirkan Lazada, Rocket Internet. Perusahaan pendiri yang berbasis di Jerman itu menyambut baik aksi korporasi yang melibatkan Alibaba. Chief Executive Officer (CEO) Rocket Internet, Oliver Samwer, mengatakan, transaksi senilai US$1 miliar itu menjadi penting bagi kedua perusahaan.

img_title Lazada PHK Karyawan, Pihak Perusahaan Buka Suara

"Transaksi ini menjadi kunci tonggak penting Lazada, sebab transaksi ini mempertegas posisi Lazada sebagai platform online terkemuka di Asia Tenggara," kata Samwer.

Dalam komentarnya, bos Rocket Internet itu memandang posisi Alibaba yang menjadi pemegang saham utama baru Lazada bakal makin menguatkan perusahaan asal China itu di Asia Tenggara. "Ini akan menguatkan posisi dan memberikan basis signifikan pertumbuhan masa depan oleh posisi kuat Alibaba di kawasan ini," ujarnya.

Menyusul kesepakatan akuisisi itu, Rocket Internet akan menjual sahamnya 9,1 persen di Lazada senilai US$137 juta, dan nantinya tinggal memiliki saham 8,8 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemegang saham Lazada yang lain, yaitu operator supermarket besar Inggris, Tesco Inc yang akan menjual sahamnya 8,6 persen dengan nilai US$129 juta, dan menjadikan saham Tesco tinggal 8,3 persen di Lazada. Selain itu, Rocket and Investment AB Kinnevik akan menjual sahamnya sebesar 3,8 persen dengan nilai US$57 juta.  

Kelas menengah Asia Tenggara

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut