Doctor Strange, Amunisi Baru Marvel Gebrak Box Office
- Facebook.com/DoctorStrangeOfficial
Kembali pada Doctor Strange, film yang dibintangi aktor asal Inggris Benedict Cumberbatch itu tengah menjadi perbincangan hangat. Bagaimana tidak, Doctor Strange mendapat rating mencengangkan pada situs web Rotten Tomatoes: 94 persen. Pun kritikus ramai-ramai memberikan ulasan awal yang positif terhadap Doctor Strange.
Kontributor Forbes, Mark Hughes misalnya, memperkirakan Doctor Strange bakal meraup pendapatan sebesar US$70 juta di Amerika saja. Angka itu bisa lebih tinggi, jika ulasan dari penonton memperlihatkan tren positif.
Sementara itu, di taraf internasional, ia memprediksi film garapan sutradara Scott Derrickson itu mampu mengantongi pendapatan kurang lebih US$600 juta. Namun, jika respons pasar Asia luar biasa, ujarnya, bukan tak mungkin menembus angka US$700 juta.
“Seperti yang pernah saya bahas lebih detail, unsur-unsur fantasi akan membantu film ini tampil lebih baik di luar negeri, begitu juga dengan kekuatan bintang Benedict Cumberbatch sebagai pemeran utama,” ucapnya.
Bicara soal Cumberbatch, ia memiliki analisis tersendiri terhadap film terbarunya itu. Menurut aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Sherlock ini, Doctor Strange berbeda dari film-film superhero Marvel lainnya, seperti Iron Man, Captain America, dan Ant-Man.
“Ini seperti memenuhi segala sesuatu yang Anda bisa bayangkan dari film Marvel . Ini besar. Ini berani dan sangat baru, pastinya visual, tetapi memiliki beberapa tone,” ujar aktor berusia 40 tahun ini seperti dilansir kantor berita Reuters.
Dalam film tersebut, Cumberbatch berperan sebagai Stephen Strange. Ia digambarkan sebagai seorang ahli bedah terkenal yang angkuh. Namun, kariernya kandas, seketika saat ia mengalami kecelakaan mobil dan tangannya terluka parah.
Di tengah keputusasaannya, Strange melakukan perjalanan ke Nepal, dan bertemu dengan Ancient One, diperankan aktris Tilda Swinton. Di sana, ia menemukan bagaimana kekuatan mistik bisa membantunya untuk sembuh dan bahkan bertarung, seiring munculnya ancaman dari makhluk dunia lain.
Agar karakternya terpoles dengan baik, Cumberbatch mendapat bantuan dari seorang biksu asal Tibet. Biksu tersebut didatangkan ke lokasi syuting oleh Tilda Swinton. Cumberbatch menyebut bahwa latihan menenangkan pikiran yang diberikan oleh biksu tersebut sebagai praktik yang bermanfaat.