Viva.co.id: Berita Hari Ini Terbaru Terkini dan Terpopuler

img_title

La Nyalla Mattalitti

pengusaha
10 Mei 1959
s/d
Sekarang
img_title img_title
Perjalanan hidup pengusaha ini penuh kejutan dan kontroversi. Tak hanya di bisnis, tapi juga di dunia olahraga maupun panggung politik.

La Nyalla Mahmud Mattalitti atau lebih dikenal dengan sapaan La Nyalla Mattalitti lahir di Jakarta, 10 Mei 1959. La Nyalla besar dari keluarga berpendidikan dan pengusaha.

Ayahnya Mahmud Mattalitti merupakan dosen yang pernah dipercaya sebagai Pembantu Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga. 
Sedangkan kakeknya Haji Mattalitti adalah seorang saudagar Bugis-Makassar yang cukup disegani di Surabaya, Jawa Timur. 

Mengikuti orang tuanya, La Nyalla menghabiskan sebagian besar hidupnya di Surabaya. Ia mengenyam pendidikan di SD Bhinneka Bhakti, Surabaya. Kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surabaya, SMA Negeri 3 Surabaya, serta mengambil kuliah Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Sejak kecil, La Nyalla memilki sifat bebal dan pemberani. Bahkan, orang tuanya pun menyerah menghadapi La Nyalla yang kerap bikin onar. Ia sampai dmasukan ke pesantren di Bekasi. Tapi sayangnya, tidak berhasil.

Namun, setelah beranjak dewasa, La Nyalla yang rindu mondok memilih nyantri di kompleks Makam Sunan Giri Gresik. Ia juga kerja serabutan sebagai sopir angkot. Ia juga menghimpun para preman yang berkeliaran di sekitar tempatnya mondok dan mengajak mereka bertaubat. Hebatnya, banyak preman yang kemudian setia mengikutinya.

Kisah nekat La Nyalla sebagai pengusaha diawali dengan membuat pameran kreativitas anak muda tahun 1989. Tapi, acara tersebut gagal total karena tak ada seorang pun yang datang. Maspion selaku sponsor pun menderita kerugian besar. Kerugian mencapai Rp 180 juta itu pun dicicil La Nyalla Rp 250 ribu per bulan.

Tidak kapok, La Nyalla kembali meminta bantuan sponsorship Maspion sebesar Rp 5 juta untuk mengadakan pameran. Ternyata hasilnya justru lebih baik dari yang pertama.

Pameran ini adalah cikal bakal dari Surabaya Expo yang kemudian rutin diadakan setiap tahun hingga 2001. Barulah label sebagai seorang pengusaha melekat di dalam citra La Nyalla.

Ia pun akhirnya menekuni profesinya sebagai pengusaha. Bahkan ia aktif sebagai Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur

Kepupelaran dirinya di Jawa Timur kian memuncak. La Nyalla bahkan aktif mengikuti organisasi kepemudaan dan kepartaian. Ia pernah didaulat sebagai Ketua DPW Partai Patriot Jawa Timur dan Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur.

La Nyalla terjun dalam bidang olah raga pada tahun 2010, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Baru di tahun 2011, La Nyalla menjabat sebagai Wakil Ketua PSSI Jawa Timur.

Lalu di tahun berikutnya, La Nyalla dipercaya sebagai Ketua Umum PSSI-KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia) periode 2012-2016 menggantikan Johar Arifin Hussein.

Lalu, setelah PSSI dan KPSI menyatu, La Nyalla menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI 2013-2015 menggantikan Farid Rahman.

Kiprahnya di PSSI semakin moncer, selang 2 tahun ia dikukuhkan sebagai Ketua Umum PSSI melalui voting pada Kongres Luar Biasa PPSI. La Nyalla memperoleh 94 suara mengalahkan Syarif Bastaman yang hanya dapat 14 suara.

Namun, hasil kongres ini tidak meendapat lampu hijau dari Menpora yang berujung konflik antara PSSI dan pemerintah.

Di tengah konflik tersebut, muncul kasus korupsi menjerat La Nyalla. Ia diduga menyelewengkan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2014 saat ia menjadi pengusaha sebagai pengurus Kadin Jatim. La Nyalla dinyatakan tersangka. Namun, majelis hakim memvonis bebas La Nyalla, yang digelar 27 Desember 2016.

Selang setahun lebih, tepatnya pada Januari 2018 La Nyalla kembali jadi sorotan publik. Ia terlibat konflik dengan Partai Gerindra, partai besutan Prabowo Subianto, atas isu mahar politik sebesar Rp40 Miliar untuk pencalonan dirinya sebagai Cagub Jawa Timur. (AC/DN)
(Photo: ANTARA/Akbar Nugroho Guma)

KELUARGA
Orang Tua     : Mahmud Mattalitti
Istri                : Muchmudah

PENDIDIKAN
SD Bhinneka Bhakti, Surabaya (1965-1971)
SMP Negeri 1 Surabaya (1971-1974)
SMA Negeri 3 Surabaya (1974-1977)
Fakultas Teknik Sipil, Universitas Brawijaya (1977-1984)

KARIER
Ketua umum MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur
Bendahara GM Kosgoro Jawa Timur
Bendahara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Jawa Timur
Ketua HIPMI Jawa Timur
Deputi bendahara DPD Golkar Jawa Timur
Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Patriot Pancasila Jawa Timur
Kepala cabang Partai Patriot
Ketua DPW Asosiasi Konsultan Indonesia (ASKONI) Jawa Timur
Direktur Utama PT.Airlanggatama Nusantara Sakti
Komisaris Utama PT.Airlangga Media Cakra Nusantara
Komisaris Utama PT.Pelabuhan Jatim Satu
Kepala GAPEKNAS
Kepala Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI)
Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur
Wakil ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur
Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur
Anggota Komite Eksekutif PSSI
Ketua umum PSSI versi KPSI
Wakil Ketua Umum PSSI
Ketua Umum PSSI, 2015-2016



Berita Terkait
Alasan La Nyalla Dukung Habib Rizieq Jadi Man of The Year 2021

Alasan La Nyalla Dukung Habib Rizieq Jadi Man of The Year 2021

Politik

1 Januari 2022
Nono DPD: Perlunya Reformasi Birokrasi di Era Digital

Nono DPD: Perlunya Reformasi Birokrasi di Era Digital

Nasional

14 Desember 2021
Temui Ketua DPD, Jenderal Andika: Orientasi Sebagai Panglima TNI Baru

Temui Ketua DPD, Jenderal Andika: Orientasi Sebagai Panglima TNI Baru

Politik

24 November 2021
PON XX Papua, Momentum Persatuan dan Kesatuan Bangsa

PON XX Papua, Momentum Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Gelanggang

3 Oktober 2021
HUT DPD, LaNyalla Ajak Sikapi Amandemen UUD 1945 Secara Negarawan

HUT DPD, LaNyalla Ajak Sikapi Amandemen UUD 1945 Secara Negarawan

Politik

1 Oktober 2021
Survei Fixpoll: Elektabilitas La Nyalla Ungguli Muhaimin Iskandar

Survei Fixpoll: Elektabilitas La Nyalla Ungguli Muhaimin Iskandar

Nasional

24 Agustus 2021
Ketua DPD La Nyalla Tak Setuju Negara Disebut Gagal Tangani Pandemi

Ketua DPD La Nyalla Tak Setuju Negara Disebut Gagal Tangani Pandemi

Nasional

16 Agustus 2021
La Nyalla Sindir Joe Biden Latah soal Jakarta Tenggelam

La Nyalla Sindir Joe Biden Latah soal Jakarta Tenggelam

Nasional

5 Agustus 2021
Eks Ketum PSSI Akui Kehidupan Pemain Liga 1 dan 2 Memprihatinkan

Eks Ketum PSSI Akui Kehidupan Pemain Liga 1 dan 2 Memprihatinkan

Liga Indonesia

30 Juli 2021
Kabar Duka, Muhammad Idris Meninggal Dunia

Kabar Duka, Muhammad Idris Meninggal Dunia

Nasional

19 Juli 2021
Rachmawati Wafat, La Nyalla: Jangan Lupakan Kiprahnya Dirikan UBK

Rachmawati Wafat, La Nyalla: Jangan Lupakan Kiprahnya Dirikan UBK

Nasional

3 Juli 2021
Jika Kadin Ngotot Gelar Munas di Kendari, LaNyalla: Bisa Kena Pidana

Jika Kadin Ngotot Gelar Munas di Kendari, LaNyalla: Bisa Kena Pidana

Bisnis

24 Juni 2021
COVID-19 Melonjak, 10 Asosiasi Minta Munas Kadin di Kendari Dibatalkan

COVID-19 Melonjak, 10 Asosiasi Minta Munas Kadin di Kendari Dibatalkan

Bisnis

23 Juni 2021
LaNyalla Minta Munas Kadin Ditunda, Banyak Daerah Siaga I COVID-19

LaNyalla Minta Munas Kadin Ditunda, Banyak Daerah Siaga I COVID-19

Bisnis

16 Juni 2021
LaNyalla Ingatkan Tetap Jaga Prokes saat Nobar Euro 2020

LaNyalla Ingatkan Tetap Jaga Prokes saat Nobar Euro 2020

Nasional

12 Juni 2021
La Nyalla Mattalitti Beberkan Susah Banyak Capres dengan Treshold

La Nyalla Mattalitti Beberkan Susah Banyak Capres dengan Treshold

Nasional

6 Juni 2021
La Nyalla Sampaikan Pandangannya Tentang Munas Kadin

La Nyalla Sampaikan Pandangannya Tentang Munas Kadin

Bisnis

31 Mei 2021
Pertemuan Gatot Nurmantyo, La Nyalla hingga Rizal Ramli, Bahas Apa?

Pertemuan Gatot Nurmantyo, La Nyalla hingga Rizal Ramli, Bahas Apa?

Nasional

8 Mei 2021
La Nyalla: Brigjen Dani Ditembak saat Ngecek SD yang Dibakar KKB

La Nyalla: Brigjen Dani Ditembak saat Ngecek SD yang Dibakar KKB

Nasional

27 April 2021
KRI Nanggala 402 Tenggelam, La Nyalla: Insya Allah Syahid

KRI Nanggala 402 Tenggelam, La Nyalla: Insya Allah Syahid

Nasional

25 April 2021
Share :