Hampir Bikin Zarco Celaka, Valentino Rossi Enggan Disalahkan

Johann Zarco (kiri) berada di belakang Valentino Rossi
Sumber :
  • crash.net

VIVA.co.id – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi kembali memiliki masalah dengan debutan MotoGP asal tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco. Keduanya terlibat senggolan ketika balapan di MotoGP Belanda memasuki lap ke-11.

Seolah Balaskan Dendamnya, Valentino Rossi Bahagia Pecco Bagnaia Kalahkan Marc Marquez

Rossi yang hendak berbelok ke kanan mengambil jalur melebar dan membanting dengan cepat. Zarco yang tetap berada di posisinya tak bisa menghindari senggolan.

(Baca juga: Cerita Valentino Rossi Soal MotoGP Belanda yang Menegangkan)

Siap Tinggalkan Ducati, Pramac Racing Mulai Negosiasi dengan Yamaha

Kemudi pembalap asal Prancis tersebut tersenggol oleh motor dan juga bagian pinggang Rossi. Akibatnya dia sempat hampir kehilangan kendali atas motornya.

Meski begitu, Rossi enggan disalahkan atas terjadinya insiden tersebut. Dia menilai Zarco memang tidak bisa memperkirakan jarak aman dengan pembalap lain.

Seperti Rossi, Marc Marquez Sadar Jika Pedro Acosta Berpeluang Juara Dunia

"Tentang Zarco saya pikir dia bukanlah anak nakal. Dia hanya tidak mengerti jarak dari satu motor ke motor lain," ujar Rossi, seperti dikutip dari Crash.

Perselisihan keduanya sudah terjadi sejak MotoGP Amerika Serikat lalu. Mengaspal di Sirkuit Austin, Rossi memprotes gaya membalap Zarco yang dinilainya terlalu sembrono.

(Baca juga: Klasemen Pembalap MotoGP Usai Rossi Menang di Assen)

Dan kini pembalap berusia 38 tahun tersebut kembali mengungkit masalah yang lalu. "Seperti di Austin. Itu sangat tidak mungkin untuk melaju. Dia sangat agresif," kata Rossi.

Rossi yang tampil dengan performa apik sejak awal lomba sukses mencapai garis finis pertama kali. 26 putaran dicapainya dengan catatan waktu 41 menit 41,149 detik.

Pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio (49) dan Marco Bezzecchi

Valentino Rossi Masih Punya Tanggung Jawab kepada Bezzecchi

Valentino Rossi mengaku masih punya banyak tanggung jawab kepada Marco Bezzecchi. Karena dia yang berhasil meyakinkan sang pembalap untuk bertahan di VR46 Racing Team.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2024