MMA Indonesia Menatap Pentas Dunia
- VIVA/Muhamad Solihin
Bramono optimistis dengan gabungnya KOBI ke IMMAF, bakal ada dampak positif dalam perkembangan MMA di Indonesia.
"Ada kejuaraan amatir bertaraf internasional. Petarung MMA amatir Indonesia bisa ikut berpartisipasi di sana. Setelahnya, mereka bisa terjun ke pentas profesional. Saya rasa, ini lonjakan besar. Perkembangan di One Pride saja sudah jauh meningkat. Banyak petarung yang gayanya semakin lengkap," tutur Bramono.
One Pride pun berharap hal yang sama. Dengan kondisi seperti ini, David menantikan lebih banyak lagi petarung matang yang bisa tampil di pentas One Pride.
"Gabungnya KOBI ke IMMAF akan menguntungkan kami. One Pride bisa mendapatkan petarung yang berkualitas karena mereka matang di kompetisi amatir. Lonjakan yang begitu besar bagi One Pride di bawah naungan KOBI. Dalam dua tahun, One Pride sudah menjadi brand MMA nomor satu di Indonesia," jelas David
"Kami sudah menggelar lebih dari 200 bout. Dan, hingga akhir 2018, total kami akan menggelar 500 bout," lanjut dia.
2018 bisa menjadi tahun yang penting bagi MMA Indonesia. Di awal tahun, KOBI sudah mendapat pengakuan internasional. Dan, bukan tak mungkin bakal ada kejutan lagi di sepanjang 2018. Tentunya, semua kejutan tersebut untuk kemajuan olahraga Indonesia, khususnya MMA. (art)