Pemilu Unik di KBRI Havana

Jadi pemilih kurang mengenali program atau janji kerja partai-partai dalam melaksanakan tugasnya, demi kebajikan negara nanti. Bila orang tidak mengenal tujuan perjuangan partai - partai yang ada maka jangan diharap akan mengenal caleg calegnya.

Ini bisa dilihat dari hasil perhitungan suara yang hampir semua menyontreng (memilih) tanda gambar partai, bukan nama caleg dengan nomor urutnya itu. Para pemilih takut memilih caleg karena tidak tahu persis apakah caleg itu benar - benar tidak bermasalah.

Dalam praktek konkrit membuktikan ternyata banyak anggota DPR, ironisnya  justru yang membuat aturan pemilu, yang bermasalah. Untuk menghindari lingkaran setan ini alangkah baiknya bila rakyat langsung saja yang memilih caleg. Bukan oleh partai-partai yang biasanya tidak melaksanakan satunya kata (kampanye, janji) dengan perbuatan nyata dalam menyelesaikan masalah kongkrit dan urgen dari masyarakat negeri kita.

Sebagai kesimpulan dari keunikan keunikan tadi hasil pemilu di KBRI Havana adalah sebagai berikut. Partai Demokrat dan PKS dapat suara yang sama, masing masing 9 suara. Berikutnya PDIP (7), Partai Buruh (2)  dan Partai Merdeka, PAN, PPP, Partai Patriot, dan PRN masing - masing mendapat 1 suara.

Setelah selesai pemilu semua warga RI Havana makan siang bersama, dengan nasi bungkus dan lauk pauk yang tipis masakan Indonesia, yang diprakarsai dan disajikan oleh ibu ibu dari Wisma Duta..

Sebagai penutup boleh dikatakan bahwa Pemilu  dari PPLN Havana berlangsung dengan sukses dan kita tunggu hasil pemilu hari berikutnya dari pemilih yang berada di daerah-daerah terpencil seperti yang telah disebutkan diatas.