Serunya Bermain di The Jungle Waterpark

wisata air di The Jungle, Bogor
Sumber :
  • Antara/ Jafkhairi

Lama berkutat dengan macet akhirnya kita sampai juga di The Jungle. Tempatnya luas dan dari referensi yang saya baca katanya The Jungle ini termasuk 20 waterboom terbaik di dunia loh. Adrenalin saya semakin terpacu untuk menaklukkan air di tempat ini. Kebetulan teman saya, Albert tidak bisa renang, jadi ini waktunya buat saya tampil di depan dia.

img_title Merdeka, Bulan Agustus The Jungle Tawarkan Banyak Promo

Saya bakal menanti-nantikan momen di mana pengunjung anak kecil tenggelam dan saya layaknya Denny Manusia Ikan (yang ada di Majalah Bobo) datang buat menyelamatkan dia. Wow, keren sekali kedengarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah salin baju, kita berdua jalan-jalan mengitari area The Jungle. Wahana pertama yang ringan-ringan saja dulu, seperti air mancur yang ada perosotannya. Saya nyebur dan dangkal banget, tidak sampai selutut. Masak cuma segini aja, mana tantangannya? Terus saya perhatiin sekitar, kok cuma anak-anak saja yang main di sini ya?

img_title Serunya Liburan Sekolah di The Jungle Waterpark

Di tengah kebingungan saya, tiba-tiba ada cowok memakai kaos bertuliskan “Lifeguard” datang menghampiri saya dan bilang, "Om, ini wahana buat anak-anak 5 tahun. Orang dewasa dilarang main di sini." Kalau saja kalian bisa merasakan apa yang saya rasakan saat itu. Malu bro! Sudah dipanggil Om, eh salah nyebur pula di kolam bocah. Anak-anak kecil yang melihat langsung ketawa dan saya masih mencoba untuk cool walaupun malu saya sudah di ubun-ubun.

Wahana selanjutnya yang saya tuju adalah wahana tornado. Ini dia salah satu wahana ekstrem. Jadi cara mainnya itu kita bakal duduk di tube (pelampung), dan pelampung itu bakalan meluncur mengikuti arus. Pokoknya ekstrem deh. Karena Albert tidak bernyali, akhirnya saya sendiri yang naik. Saya duduk manis di tube sambil memanjangkan kaki dan bersiap untuk menaklukkan wahana ini.

img_title The Jungle Hadirkan Promo Menarik di Bulan Mei, Apa Saja?

Saat saya sedang menunggu giliran buat meluncur, datang bapak-bapak yang menurut saya berasal dari daerah karena logatnya yang kental sekali. "Mas, saya boleh bareng meluncurnya?" kata si bapak. "Oh iya silakan, silakan" kata saya mempersilakan si bapak buat duduk di tube saya. Kebetulan tube saya ini memang bisa didudukkin buat dua orang. "Saya kok takut yo mas. Ini aman toh mas?" kata si bapak dengan raut muka khawatir. "Aman dong pak. Ini safety, cekungan dan tempat meluncur kita sudah diatur sedemikian rupa, jadi kita tidak mungkin terhempas dari tube yang kita dudukkin ini," kata saya sok keren memberi penjelasan. "Oh inggih mas." kata si bapak. Sulit buat saya ngebedain dia memang ngerti omongan saya atau cuma inggih-inggih doang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut