Urgensi Sensus Pertanian di Era Kebijakan Berbasis Data

Pengumpulan Data Sensus Pertanian (Foto: dok. BPS)
Sumber :
  • vstory

Melihat situasi tersebut, diharapkan pula momen Sensus Pertanian tahun ini juga ditindaklanjuti pemerintah dengan melakukan kembali pemetaan SDM di bidang Pertanian. Hal ini guna mendorong strategi peningkatan kemampuan petani dan dan merumuskan kebijakan khususnya dalam meningkatkan minat dan ketertarikan kaum muda untuk bekerja di sektor pertanian.

img_title Memotret Sensus Pertanian 2023, Menjaga Ketanganan Pangan di Masa Depan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dala pidato Pencanangan Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 lalu berharap bahwa ke depan, Sensus Pertanian dapat dijalankan setiap 5 tahun sekali. Hal ini bertujuan agar data terkait sektor pertanian yang komprehensif dapat diperbaharui dengan tempo yang lebih cepat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data yang akurat, mutakhir, dan faktual menjadi landasan yang sangat penting untuk merespons kondisi global yang sarat dengan perubahan dan ketidakpastian.

img_title Pentingnya Sensus Pertanian 2023

Sensus selama 5 tahun sekali telah dipraktikkan sejumlah negara seperti Amerika, India, dan Korea Selatan. Sebelumnya, Korea Selatan juga mengadakan sensus setiap 10 tahun sekali. Namun, sejak tahun 1995, sensus mulai diadakan setiap 5 tahun sekali. BPS dan pemangku kepentingan terkait perlu merespons dan mempertimbangkan masukan tersebut.

Jokowi

5 Ancaman Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Indonesia untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 5,05% year-on-year (yoy).

img_title
VIVA.co.id
9 Februari 2024
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut