Saya Setuju Visi Prabowo dan Gerindra
- VIVA/Ikhwan Yanuar
Dan kedua, saya melihat bahwa Gerindra ini bukan kendaraan politik. Biasanya kan banyak orang mengatakan partai itu kendaraan politik. Nah, partai Gerindra itu bukan kendaraan politik. Karena sebenarnya fungsi partai dalam demokrasi itu adalah talent coating, dia mencari warga negara terbaik yang pantas didudukkan menjadi pemimpin, itu sebenarnya tugas partai. Tapi sekarang ini banyak konotasi seolah-olah partai itu adalah kendaraan politik.
Orang mau jadi gubernur naik kendaraan ini, ya bayarlah kalau mau naik kendaraan iya kan. Tapi, kalau talent coating, partai itu yang mencari pemimpin, kalau perlu dia yang bayar agar dia bisa menjadi pemimpin, karena yang diharapkan partai itu bisa membawa kebaikan untuk masyarakat. Itu juga yang melatarbelakangi saya bersedia dicalonkan dari Partai Gerindra. Saya katakan kepada Pak Prabowo, saya bersedia karena partai Anda bersih, tidak ada permintaan macam-macam untuk memilih saya. Akhirnya saya putuskan untuk siap dicalonkan oleh Gerindra.
Dan saya juga tanyakan kepada Pak Prabowo, Pak setelah saya terpilih nanti apa yang saya harus kerjakan untuk partai? Dia bilang, tidak. Kalau Anda dipercaya masyarakat, do the best. Partai tidak meminta apa-apa dari Anda. Oke, saya katakan. Artinya kalau saya nanti dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Jawa Barat ini, saya tidak punya beban apa-apa untuk partai yang mengusung saya.
Penunjukan Anda oleh Gerindra itu tidak ujug-ujug ya?
Iya, memang tidak ujug-ujug. Ada proses yang dilakukan oleh Partai Gerindra sendiri untuk mencari calon kandidatnya, istilah mereka itu kanvasing. Jadi, mereka menjalankan proses penyaringan di internalnya. Saya sendiri itu menjalani proses ditanding di Hambalang itu dengan lima calon yang lain waktu itu.
Siapa saja yang ikut proses seleksi sebelum tentukan nama Anda?
Banyak ya. Pak Prabowo juga melakukan pencarian ke kanan-kiri, ada orang sipil juga, akademisi, ada jenderal juga, bahkan ada profesor yang ditawari oleh beliau tapi tidak bersedia. Banyak lah, dan proses (penyaringan calon) itu dilakukan oleh Pak Prabowo.