- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Dengan OTT auditor BPK, laporan lembaga atau kementerian apakah bisa dimanipulasi?
Ya, saya enggak tahu teknisnya. Yang jelas prihatin. DPR sudah banyak masalah, gubernur banyak yang kena. Sekarang BPK. Nanti rakyat enggak percaya sama negara.
Selanjutnya, Move On dari Kasus Ahok
Pasca Pilkada DKI ini kan masih ada sentimen SARA, menurut Anda?
Oleh karena itu kita harus move on. Buat apa saling menyakiti. Pilkada kan nanti ada pemilihan lagi. Pilkada memberi pelajaran penting. Hati-hati saat bersikap. Jangan sampai pernyataan-pernyataan kita memecah belah. Rugi semua kita kalau ada apa-apa di negeri ini.
Ada pesan kepada pihak yang menang dan kalah?
Ya, saya berharap semua rakyat Indonesia bersatu. Mari kita bersatu kembali. Banyak program-program pembangunan yang memerlukan energi. Jangan gara-gara itu kita terus terbawa, sementara dunia terus berputar, persaingan terus terjadi. Kita menghadapi tantangan baik nasional maupun internasional. Mari kita fokus membangun negeri ini. Meningkatkan daya saing, membantu pemerintah agar bisa melaksanakan janji-janji kampanyenya dulu. Entar kalau pembangun berhasil, seluruh rakyat Indonesia akan berbahagia dan semua akan diuntungkan.
Artinya harus dilupakan adanya kasus Ahok ini?
Ya itu pelajaran. Sudah. Jangan terus-terusan kayak melankolis gitu. Kayak orang patah hati. Sudah kita setop. Persatuan yang utama. Itu pendapat saya.
![]()
Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: Ikhwan Yanuar/VIVA.co.id
Marak terjadi aksi persekusi belakangan ini, apa tanggapan Anda?
Jangan main hakim sendiri. Tak benar persekusi dengan mengintimidasi, menekan. Semua ada aturan. Percayakan kepada aparat. Kita adalah negara hukum. Tapi, kita juga hati-hati, dalam bersikap atau memposting segala sesuatu di media sosial.
Selanjutnya, Revisi Pimpinan MPR
Ada usulan untuk merevisi UU MD3 terkait penambahan pimpinan MPR. Anda setuju?
Ya saya setuju ada penambahan. Seperti PDIP sebagai pemenang pemilu kok enggak ada di pimpinan? Berapa jumlahnya, ya rundingkan lah. Ya, tapi jangan sebelas dong, nanti main bola. Apa kata dunia kalau pimpinan MPR 11 orang.
Berapa idealnya menurut Anda?