- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Setahu Anda, sejauh mana sepak terjang HTI di Indonesia?
Kalau ada orang yang mengatakan apa yang diinginkan oleh HTI itu adalah wacana. Yang diinginkan oleh HTI itu adalah mimpi. Apa yang diinginkan oleh HTI itu adalah utopis. Menurut saya tidak. Mereka itu sudah melakukan gerakan politik kok. Ketika mereka mengumpulkan ratusan ribu orang di Gelora Bung Karno itu adalah gerakan politik.
Di setiap event atau perekrutan mereka selalu melakukan baiat, itu adalah gerakan politik. Ketika mereka menyusup ke dalam birokrasi, dalam Kepolisian, dalam institusi tentara itu adalah gerakan politik. Jadi sekali lagi saya katakan mereka itu tidak sedang mewacanakan atau memimpikan keinginan mereka (khilafah islamiyah), mereka itu sedang melakukan gerakan politik. Jadi jangan sampai salah. Â
Menurut Anda, apa bahayanya HTI kalau dibiarkan?
Kalau dibiarkan mereka akan memiliki kesempatan untuk makar. Oke lah mereka ingin mengubah negara Indonesia ini menjadi negara Islam, silahkan. Tetapi ikuti proses politik yang ada, ikut proses demokrasi yang telah kita sepakati sebagai sistem yang kita anut ini.
Mereka jadi partai politik yang formal dong, seperti partai politik yang ada saat ini. Kalau mereka dipilih oleh rakyat dan dapat menangkan pemilu, kemudian mereka mau ubah silahkan. Tapi kan mereka tidak mau melakukan itu. Mereka ini maunya ya kudeta. Lah wong mereka itu sangat jelas menolak demokrasi kita.
Selanjutnya...Indikasi Kudeta
Indikasi Kudeta
Apakah sudah ada ada indikasi mereka akan kudeta?
Gini loh. Ketika mereka tidak menginginkan demokrasi, dan mereka tidak mengakui sistem politik kita. Sementara mereka itu menginginkan kekuasaan, maka satu-satunya pilihan bagi mereka kan tinggal satu, melakukan kudeta. Apalagi coba?Â
Kalau mau melihat beberapa contoh di negara-negara yang ada Hizut Tahrir itu, pasti proses perebutan kekuasaan yang mereka lakukan adalah kudeta.
Apakah ada yang berhasil?
Tidak ada
Artinya, sejauh ini belum ada perkembangan terkait rencana pembubaran HTI?
Terus terang saja ada seperti spekulasi tentang ketidakjelasan proses pembubaran HTI ini. Jangan-jangan isu HTI ini dijadikan bargaining untuk mempengaruhi posisi tawar pemerintah terhadap kelompok Islam. Terus terang ada spekulasi seperti itu. dan itu yang kita khawatirkan, makanya kita dorong terus. Semoga ini tidak sebatas wacana saja.