Isu Palestina Masalah Semua Umat Islam
- VIVA/Purna Karyanto
Berkaitan dengan kemudahan yang akan diberikan pemerintah Arab Saudi, di samping yang disebutkan tadi, terkait dengan keamanan, kesehatan, lalu lintas para jemaah, kami juga akan memberikan kemudahan di tempat Tawaf dan Sa'i. Akan terus kami perbaiki, mengingat setelah adanya perluasan di Masjidil Haram, kita tahu bersama, tentu ada beberapa hal yang perlu disosialisasikan kepada para jemaah dan ini sangat penting.
Terkait penyempurnaan di Masjidil Haram, di antaranya juga penyediaan payung yang sangat besar untuk jemaah, bagaimana progresnya saat ini? Dan fasilitas apa yang diberikan untuk memberikan kemudahan bagi jemaah?
Sekali lagi berkaitan dengan fasilitas, seperti bagaimana dilakukan di musim sebelumnya. Kalau dalam pelaksanaan itu ada hal negatif atau kelemahan di lapangan tentu pemerintah Saudi Arabia senantiasa akan memperbaiki dengan cepat dan dilakukan perbaikan untuk musim yang akan datang. Namun, apabila dalam pelaksanaan itu tentu ada hal-hal positif, kami akan fokus meningkatkan sisi positif itu.
Artinya, baik positif atau negatif kami senantiasa concern. Positif akan terus kami tingkatkan dan kalau ada sisi negatif dalam pelayanan itu, kami akan berusaha senantiasa menguranginya, bahkan menghilangkannya dan meningkatkannya di musim akan datang.
Apakah pemerintah Arab Saudi akan meningkatkan kuota jemaah di berbagai negara, termasuk Indonesia pada 2018? Jika iya, apakah ini tidak akan menjadi kendala bagi Arab Saudi, apabila ada peningkatan jumlah kuota?
Sebagaimana kita ketahui, pada tahun lalu untuk Indonesia, Raja Salman telah memutuskan untuk menambah 20 ribu visa ataupun jemaah haji. Dan memang kami menginginkan, seandainya luas Masjidil Haram memungkinkan untuk menerima jutaan jemaah, kami sangat senang sekali. 10 juta, 15 juta, tetapi kita ketahui, kondisi Masjidil Haram hanya dapat menampung atau kapasitas sekitar 2,5 juta pada saat musim haji. Itu jumlah kira-kira yang sesuai.
Jadi, kalau seandainya bertambah dari itu, mungkin akan menjadi sedikit kami pertimbangkan. Namun demikian, berkaitan dengan Indonesia, Indonesia tetap berada di hati Raja Salman. Oleh karena itu, tidak akan pernah Raja Salman, istilahnya melupakan Indonesia. Tentu akan terus memberikan bantuan, baik itu berkaitan dengan ibadah haji maupun masalah ekonomi.