Dubes Arab Saudi untuk Indonesia

Isu Palestina Masalah Semua Umat Islam

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osamah bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi
Sumber :
  • VIVA/Purna Karyanto

Keputusan ini mendapatkan tanggapan positif baik dari lembaga dan aktivis perempuan di seluruh dunia. Bagaimana respons perempuan di Arab Saudi mengenai keputusan ini?

img_title UIN Antasari Kerja Sama dengan Pusat Penelitian Arab Saudi

Reaksi dunia internasional kalau memang mereka menganggap suatu kebebasan, kami ketahui dalam Islam, memang Islam sangat menghargai tentang kebebasan. Adapun reaksi dari wanita di dalam negeri ada yang menyambut secara positif dan ada yang menolaknya. Tentu ini hal yang lumrah terjadi di mana-mana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, yang paling penting, karena ini untuk kepentingan umum dan di mana perempuan juga menginginkan adanya suatu independensi dalam bekerja. Seandainya kalau dia disopiri seseorang, memang bisa terjadi tindakan asusila ataupun hal yang tidak diinginkan.

img_title Parasit Berbahaya Terungkap dari Toilet di Yerusalem

Oleh karena dengan adanya keputusan ini membuat wanita Saudi lebih independen, dalam artian bisa melaksanakan pekerjaan tanpa harus menunggu bantuan yang lainnya.

Pangeran Mohammed bin Salman melakukan reformasi besar-besaran di dalam pemerintah dalam Kerajaan Saudi. Apa yang melatarbelakangi reformasi itu?

img_title Lama Tinggal di Arab, Said Aqil: Saya Menghayati Arti Penting NU

Berkaitan dengan reformasi besar-besaran oleh putra mahkota Mohammed bin Salman bahwa yang melatarbelakangi reformasi itu adalah sebagaimana kita ketahui Saudi sedang melakukan visi 2030.

Fokus visi ini adalah menjadikan Saudi tidak lagi bergantung kepada minyak sebagai sumber penghasilan negara, tapi juga melakukan diversity sumber-sumber keuangan baik itu ekonomi, perdagangan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, pada saat diputuskan ataupun melakukan reformasi ini tentu yang diutamakan itu bagaimana menggerakkan ekonomi Saudi secara semula atau membaik kembali ataupun lebih baik dari sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah Saudi Arabia pada saat melakukan reformasi ekonomi, kalau seandainya dalam perjalanannya masih ada tindakan-tindakan korupsi dan sebagainya maka akan mengakibatkan tidak sejalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, reformasi ini selain terkait visi 2030, diversity income untuk negara, juga melakukan besar-besaran perang antikorupsi, sebagaimana kita ketahui banyak tindakan-tindakan sebelumnya yang merugikan negara.

Kalau visi misi 2030 berjalan dan ekonomi Saudi Arabia dapat membaik tentu berkaitan dengan korupsi diperangi secara bersama. Nah, itu lah yang dilakukan pemerintah saat ini, karena baik penyimpangan dalam pelaksanaan proyek sebelumnya, maupun proyek saat ini yang mengakibatkan kerugian besar terhadap negara yang ujungnya dapat merusak atau berdampak negatif kepada ekonomi Saudi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut