Isu Palestina Masalah Semua Umat Islam
- VIVA/Purna Karyanto
Masih banyak petunjuk dalam bahasa Indonesia yang belum tersedia, baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Harapan kami, semakin banyak petunjuk dalam bahasa Indonesia, sehingga mempermudah jemaah haji ketika menjalankan proses ibadah haji. Bagaimana pemerintah Arab Saudi merespons hal ini? Dan bagaimana perkembangannya saat ini?
Pandangan yang tepat sekali tadi pertanyaannya. Berkaitan dengan masalah tersebut, saya kira mudah-mudahan akan dibahas oleh Kementerian Agama dua hari lagi di Jeddah. Kami selalu, setelah musim haji, meminta kepada masing-masing menteri agama di seluruh negara, bahkan tidak hanya Indonesia saja, untuk menyampaikan usulan-usulan ataupun catatan-catatan, baik sisi negatif maupun positif pada saat pelaksanaan ibadah haji, sehingga kami dapat meningkatkan mutu dari pelayanan haji tersebut.
Oleh karena itu, saya kira kami harapkan pertanyaan tadi akan dibahas dalam pertemuan bapak menteri dengan pejabat menteri Arab Saudi, insya Allah.
Apakah memungkinkan, pemerintah Arab Saudi menambah fasilitas berupa tenda atau kebutuhan kamar mandi, dan sebagainya di Mina? Mengingat dengan kuota normal jemaah haji Indonesia, tenda-tenda di Mina terasa sempit.
Berkaitan dengan Mina, sebagaimana kita ketahui bahwa Mina sangat terbatas sekali tempatnya, di mana diapit dua pegunungan. Kemudian, saya kira akan mendapatkan suatu kesulitan seandainya kami menambah dari luas sebenarnya, karena itu menyebabkan hal-hal yang tidak kita inginkan.
Oleh sebab itu, berkaitan dengan itu, kami terus berupaya menyediakan fasilitas yang memang sesuai, dengan catatan dan evaluasi yang disampaikan oleh para Kementerian Agama seluruh negara.
Namun demikian, Kerajaan Saudi Arabia terus tanpa diberikan usulan ataupun catatan dari masing masing negara, berusaha untuk melakukan evaluasi setiap pelaksanaan haji dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan jemaah haji secara umum.
Apakah benar Pangeran Salman akan berkunjung ke Indonesia? Kapan dan apa agendanya?
Berkaitan dengan itu memang yang mulia Presiden Jokowi telah menyampaikan undangan kepada putra mahkota untuk berkunjung ke Indonesia, namun sampai saat ini belum diputuskan tanggalnya. Namun kemungkinan akan dilakukan pertengahan tahun depan.