Logo BBC

Menilik Wuhan Setahun setelah Lockdown Paling Ketat di Dunia

BBC Indonesia
BBC Indonesia
Sumber :
  • bbc

"Pandemi pasti menimbulkan dampak, walau itu tidak terlihat di permukaan," kata warga Wuhan bernama Han Meimei.

"Tapi pastinya trauma mendalam dialami banyak orang di kota ini, termasuk banyak hal tahun lalu yang tidak ingin saya lihat sampai sekarang."

Namun, ada pula warga yang menilai kebijakan China menangani pandemi lebih baik daripada kebanyakan negara lain. Ini dikatakan beberapa warga Beijing kepada BBC baru-baru ini.

Warga China lainnya menyebut rasa persatuan dan hubungan yang lebih baik kini terjalin di masyarakat.

"Sebelum pandemi, semua orang tampak agak pemarah, sering terburu-buru, tapi setelah pandemi, mereka menjadi lebih bersyukur atas kehidupan dan jauh lebih ramah," kata mahasiswa di Wuhan, Li Xi.

"Bencana seperti ini sebenarnya mempertemukan lebih banyak orang," kata Han. "Jika orang ada di sana, kota itu masih ada."

Bagaimana situasi di seluruh China?

Pemerintah China kini mewaspadai munculnya sejumlah kasus positif baru di Qingdao dan Kashgar. Mereka menerapkan karantina wilayah dan tes massal di daerah itu.

Meski jumlah kasus positif tetap sangat rendah, peningkatan kasus dalam beberapa pekan terakhir membuat otoritas di China cemas.

Awal Januari lalu, jumlah kasus positif harian terbesar terjadi dalam lima bulan terakhir.

Doctor wearing PPE holding a baby
Reuters
Angka kasus positif dan kematian di China yang relatif rendah disebut berkaitan dengan kebijakan pengetatan yang diberlakukan.

China kini fokus ke kawasan timur laut. Sekitar 19 juta orang di kota Shijiazhuang, sebagian provinsi Hebei, Jilin, dan Heilongjiang kini menjalani karantina wilayah.