Ngeri! Manager Sekolah Kedokteran Harvard Ternyata Perdagangkan Tubuh Manusia

Universitas Harvard
Sumber :
  • wordpress.com

Boston – Mantan manajer kamar mayat di Harvard Medical School, masuk dalam deretan lima orang yang didakwa oleh hakim, pada Rabu, 15 Juni 2023, atas pencurian dan perdagangan tubuh manusia, yang disumbangkan ke sekolah tersebut. Hal itu diungkapkan oleh jaksa federal. 

Universitas Harvard Dikabarkan Makin Sepi Peminat, Kok Bisa?

Cedric Lodge, dipecat dari pekerjaannya pada 6 Mei 2023 lalu, dan terdakwa lainnya dituduh melakukan skema pasar gelap penjualan bagian tubuh manusia dari 2018 hingga 2022, kata Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Tengah Pennsylvania dalam sebuah pernyataan. Salah satu terdakwa juga tinggal di Scranton, Pennsylvania. 

Jaksa mengatakan Lodge, yang dipekerjakan oleh Harvard di Boston, Massachusetts pada tahun 1995, membiarkan calon pembeli masuk ke kamar mayat sekolah untuk memeriksa mayat, dan memilih bagian mana yang akan dibeli.

Ungkap Kinerja Realisasi Investasi Era Jokowi, Menteri Bahlil Kembali Sindir Tom Lembong

Harvard University

Photo :

"Pembeli sebagian besar menjual kembali bagian tubuh tersebut," kata jaksa penuntut, dikutip dari Alarabiya News, Rabu, 15 Juni 2023. 

Kirim Uang ke Luar Negeri Lewat BRImo, Memudahkan Lanjut S2 di Kampus Terbaik Dunia

Orang keenam sebelumnya didakwa di Arkansas dalam penyelidikan yang sama atas dugaan mencuri bagian tubuh dari kamar mayat tempat dia bekerja, kata jaksa penuntut. 

"Beberapa kejahatan menentang akal sehat. Pencurian dan perdagangan jenazah manusia menyerang esensi dari apa yang menjadikan kita manusia," kata Jaksa Penuntut AS Gerard Karam dalam sebuah pernyataan. 

Orang-orang yang bagian tubuhnya dijual secara sukarela, sebenarnya digunakan untuk bagian dari pembelajaran para profesional medis, kata Karam. "Sekolah Kedokteran Harvard bekerja sama dengan penyelidikan," katanya. 

Dekan Fakultas Kedokteran Harvard, George Daley, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada komunitas sekolah pada hari Rabu bahwa pihaknya terkejut mengetahui bahwa sesuatu yang sangat mengganggu dapat terjadi di kampusnya. 

Daley mengatakan Harvard Medical School, yang pertama kali mengetahui dugaan tersebut pada bulan Maret, sedang mencari catatannya, terutama data yang menunjukkan kapan jenazah donor dikirim untuk dikremasi. Saat itu, Lodge berada di kampus untuk mencoba menentukan bagian tubuh donor mana yang mungkin telah dikremasi atau belum, kemudian diperdagangkan. 

Kantor hubungan media Harvard mengatakan tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut, mengenai penyelidikan kriminal tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya