PAN Sumbang Rp250 Juta ke RS Islam Jakarta, Zulhas: Buat Saudara Kita yang Kurang Mampu

 Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di RSIJ Pondok Kopi
Sumber :
  • Dokumentasi PAN

Jakarta – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan bantuan Rp 250 juta buat Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi. Sumbangan akan dialokasikan untuk biaya pengobatan pasien yang kurang mampu. Zulhas mengatakan bantuan tersebut berasal dari iuran anggota legislatif dan eksekutif PAN.

Bantuan diberikan langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang didampingi Ketua DPP PAN Zita Anjani, Ketua DPW PAN DKI Eko Hendro Purnomo, anggota DPR RI Fraksi PAN Zainuddin Maliki, serta Ketua Umum PP Muhammadiyah Dzulfikar Ahmadi Tawalla di RSIJ Pondok Kopi, Jakarta, Rabu 13 September 2023.

 Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di RSIJ Pondok Kopi

Photo :
  • Dokumentasi PAN

"Anggota legislatif dan eksekutif kami dari seluruh Indonesia urunan. Nah akan diberikan Rp 250 juta untuk RS Muhammadiyah, untuk membantu (pasien) saudara-saudara kita yang tidak mampu," ujar Zulhas.

Diketahui, Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi adalah Salah satu RS Amal Usaha Muhammadiyah.

Zulhas yang juga Menteri Perdagangan itu pun berharap bantuan yang diberikan dapat membantu dan meringankan pasien. Sementara itu, Direktur Pelayanan RSIJ Pondok Kopi Andri Yunia Kusmawati berterima kasih atas bantuan yang diberikan. 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

Photo :
  • ist
Pertama di Dunia, Ilmuwan Jepang Ujicoba Obat Penumbuh Gigi Orang Dewasa

"Rp 100 juta setiap bulan kami keluarkan untuk membantu pasien di rumah sakit. Kami berterima kasih atas bantuan ini, mudah-mudahan berkah, insyaallah bermanfaat," ujar Andri.

Selain memberikan bantuan, Zulhas dan rombongan juga turut menjenguk dan menyapa beberapa pasien yang ada di RSIJ Pondok Kopi.

Seorang Pria Penerima Ginjal Babi Pertama Dinyatakan Meninggal Dunia
Ilustrasi dokter/rumah sakit.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Minta Pemerintah Tak Buru-buru Terapkan KRIS: Karena Tidak Urgent

Pemerintah akan segera mengimplementasikan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) paling lambat 30 Juni 2025 untuk menggantikan kelas-kelas pelayanan pasien pada layanan BPJS.

img_title
VIVA.co.id
15 Mei 2024