e-KTP, SBY dan Bu Ani Saling Bantu Tekan Jari

SBY olah raga pagi
SBY olah raga pagi
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVAnews - Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas hari ini, Jumat 24 Februari 2012, menjadi lokasi pembuatan Kartu Tanda Pengenal elektronik (e-KTP).

Dalam proses perekaman, petugas mengambil foto, sidik jari, serta sensor retina mata Yudhoyono dan keluarga. Saat pengambilan itu, SBY dan istri tampak mesra. Terutama saat mengambil sidik jari.

Saat menekan finger print, Yudhoyono tampak kesusahan. Ani pun sigap membantu. "Kenapa harus ditekan-tekan, harusnya tidak usah ditekan, ditaruh saja sudah bisa," tanya SBY pada petugas.

Tiba giliran Ani Yudhoyono, SBY berganti membantu menekan finger print. Saat istrinya difoto sampai dua kali, Yudhoyono melontarkan godaan. "Kayak Aira (cucu SBY, Aira Yudhoyono)," ujarnya disambut tawa yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengungkapkan, perekaman e-KTP tahun lalu telah dilakukan di 197 kabupaten/kota, dari 300 kabupaten/kota yang ditargetkan. "Tahun ini Bapak (SBY) yang pertama di kecamatan ini, Gunung Putri, Kabupaten Bogor," kata Gamawan.

Gamawan menambahkan, e-KTP punya arti penting karena efektif mengecek identitas kependudukan ganda. Dia menyebutkan, ada empat indikator potensi pemalsuan identitas, yakni domisili, foto, sidik jari, dan retina mata. Menurut dia, sejak verifikasi 2010, telah terkoreksi sekitar tujuh juta NIK ganda.

"Dengan 4 indikator terkoreksi 7 juta ganda, setelah 47 juta selesai direkam ditemukan lagi 42.600 yang diketahui karena finger print, akan menolak bila ada ganda finger print," kata Gamawan.

Selama ini bila nama atau tanggal lahir ditukar tidak terlacak. Namun, dengan finger print dan sensor retina mata, hal itu bisa ditangkal.  "Kami bisa presentasikan suatu saat nanti. target akhir 2012, 172 juta orang," kata dia.

Menurutnya, pencetakan e-KTP sudah menggandeng percetakan negara, lembaga elektronik nasional dan Sucofindo. "Saya sudah minta Menteri BUMN untuk percepat alat, target kita kita perlu 400.000 perekaman per hari," kata dia. (umi)