Video: TNI-Polri Jaga Ketat Mapolres OKU Usai Bentrok

Mapolres Oku di Bakar
Sumber :
  • ANTARA/Nila Tina
VIVAnews -
Metode Belajar Mengajar Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman
Pasukan gabungan TNI-Polri masih bersiaga di area Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, yang hangus terbakar setelah secara brutal diserang ratusan prajurit TNI dari Batalyon Armed 15/105 Baturaja.

Gofar Hilman Gandeng Cupi Cupita di Nikahan Rizky Febian dan Mahalini, Netizen: Kapan Nyusul?

Penjagaan ketat digelar sepanjang hari 24 jam secara bergantian untuk menghindari bentrok susulan. Seusai insiden berdarah yang terjadi pada 7 Maret 2013 itu, tidak terlihat anggota Polri dan TNI yang berjalan sendirian mengenakan pakaian dinas. Semua terlihat berkelompok.
Indonesia, UAE Sign Agreement to Use Local Currency Transaction


Penyerangan brutal ini menyebabkan tiga anggota Polres OKU terluka dan harus dirawat di ruhah sakit. Mereka adalah Briptu Berlin Mandala yang mengalami luka tusuk di dada dan tangan, Aiptu Marwani luka tusuk di paha, dan Bripka M yang menderita luka bakar.

Puluhan anggota Batalyon 15/105 tidak puas sekadar membakar Markas Polres. Di perjalanan, mereka juga menghancurkan dua pos lalu lintas dan pos polisi sub sektor. Mereka juga menyerbu Markas Polsek Martapura. Akibatnya, Kapolsek Martapura Komisaris Pol. Ridwan terluka dan kini masih dalam kondisi kritis.

Ilustrasi karyawan.

Seberapa Penting Budaya Clock in dan Clock Out Karyawan Dorong Kinerja Perusahaan? Ini Penjelasannya

Budaya Clock in dan clock out menjadi ritual yang dilakukan oleh karyawan saat tiba dan pulang dari tempat kerja.

img_title
VIVA.co.id
11 Mei 2024