Mendagri Janji Segera Perbaiki Data Penerima BLSM

Proses penyaluran BLSM di Kantor Pos Jakarta Pusat.
Sumber :
VIVAnews
Satu Jenazah Korban Banjir Bandang di Agam Ditemukan 5 Km dari Lokasi Bencana
- Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi berjanji segera memperbarui data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Pembaruan itu berlangsung setelah proses tahap I penyaluran BLSM tahun ini.

Gandeng BRIN, SDGI Accelerator Ditargetkan Lahirkan Inovasi Bisnis Masa Depan

"Pemerintah segera siapkan perbaikan status penerima ini paling lama 1 bulan," kata Gamawang. Dia hari ini meninjau penyaluran BLSM di Kantor Pos Jakarta Pusat di Lapangan Banteng. BLSM disalurkan kepada warga tidak mampu setelah pemerintah umumkan naiknya harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi.
Kata Kombes Jules Abraham soal Polisi Sembunyikan Identitas Buron Pembunuh Vina Cirebon


Proses perbaikan nantinya akan dimulai dari Kantor Pos ke kelurahan atau desa melalui musyawarah desa atau kelurahan agar penerima BLSM sesuai alamat dan peruntukan.

Ia mengakui ada kemungkinan data penerima BLSM bisa dikembalikan (return). "Hal itu bisa jadi karena perubahan status yaitu telah tergusur, ahli waris belum ditetapkan, pindah domisili atau telah naik kelas jadi orang yang lebih sejahtera," katanya.

Gamawan menyebutkan return penerima di wilayah Jakarta Pusat ini hanya 73 orang dari data 23 ribu penerima BLSM. "Sementara presentase return seluruh Indonesia hanya 2000 dari sekitar 15,5 juta penerima. Jadi presentase itu sangat kecil," jelasnya.

Secara umum, mantan Gubernur Sumatera Barat itu mengaku puas dengan sistem penjaminan sosial BLSM yang melalui kantor pos dengan sistem online.

"Dengan Kantor Pos, sangat cepat sekali prosesnya dan kapanpun, real time bisa diketahui realisasi gerakan data seluruh indoensia. Bisa dikontrol pemerintah berapa realisasinya," katanya. (ren)
Ilustrasi mahasiswa perguruan tinggi.

Kuliah di PTN Indonesia Tetap Bayar Tidak Seperti di Luar Negeri, Ini Penjelasan Kemendikbud

Biaya pendidikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia kerap menarik perhatian di masa penerimaan mahasiswa baru.

img_title
VIVA.co.id
15 Mei 2024