Kecelakaan Hercules, 3 Korban Belum Teridentifikasi

Bangkai mesin pesawat Hercules tipe A 1335 milik TNI jatuh di Jayawijaya
Sumber :
  • Basarnas

VIVA.co.id – Pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A1334 pagi tadi tepat pukul 06.02 WIT mengalami kecelakaan nahas di Wamena, Papua. 12 kru dan 1 penumpang dipastikan meninggal.

Fakta-fakta Pesawat TNI AU Bantu Distribusi Bansos ke Lokasi Bencana

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Jemi Trisonjaya mengatakan bahwa masih ada tiga korban yang belum teridentifikasi.

"10 sudah teridentifikasi (dari 13). Akan dibawa ke  Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang," ujar Jemi Trisonjaya, Minggu 18 Desember 2016.

Jaket Pink Yumna Ditemukan, Keluarga Korban Sriwijaya Air Datangi JICT

Jemi menegaskan bahwa TNI AU belum melakukan evaluasi usai terjadinya kecelakaan pesawat Hercules tersebut. Ditambahkan Jemi, masih akan ada investigasi berikutnya perihal penyebab terjadinya kecelakaan.

"Evaluasi setelah investigasi. Apa yang menjadi penyebab kecelakaan. Sampai saat ini masih dugaan cuaca," ucap Jemi.

Area Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ-182 Diperluas ke Pesisir

Sebelumnya, Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau) Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja menyebutkan bahwa petugas tower di Wamena, Papua sempat melihat pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A1334 yang sudah meminta izin akan mendarat.

Pesawat yang akhirnya mengalami kecelakaan di Wamena itu diketahui terakhir terlihat pada pukul 06.08 WIT setelah pada pukul 06.02 WIT melakukan kontak. Pesawat itu tinggal landas pukul 05.35 WIT dari Pangkalan Udara Timika.

"Diharapkan mendarat di Wamena 06.13 (WIT), namun gagal karena ternyata mengalami kecelakaan," kata Hadiyan Sumintaatmadja di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu 18 Desember 2016.

Pesawat, kata dia, sempat diminta untuk mengubah landasan pendaratan ke landasan 33, karena runway awal sedang tidak layak untuk pendaratan.

Pencarian korban Sriwijaya Air sj-182

14 Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182 Gugat Boeing, Ini Tuntutannya

Pengacara keluarga korban SJ-182 menilai langkah ini proporsional untuk minta pertanggungjawaban Boeing.

img_title
VIVA.co.id
7 Februari 2021