Lapas Diterjang Banjir, Sebagian Narapidana Dievakuasi

Lapas IIA Jambi banjir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ramond Epu

VIVA.co.id – Walikota Jambi, Sy Fasha merespons kejadian kaburnya sejumlah narapidana dari Lapas Klas IIA Jambi karena jebolnya dinding lapas akibat terjangan banjir. Pemkot Jambi juga sedang berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk mengevakuasi sebagian narapidana yang tertahan karena area banjir.

Hasil Autopsi: Napi China Cai Changpan Tewas 12 Jam Sebelum Ditemukan

Fasha juga menjanjikan bantuan evakuasi narapidana. Ada dua alternatif yaitu napi untuk sementara di evakuasi ke Lapas Muarabulian dan Muarasabak. Fasha siap membantu proses evakuasi dengan memberikan bantuan berupa dua unit truk.

“Ini untuk membantu proses pemindahan,” kata Fasha saat meninjau di depan Lapas Klas IIA Jambi, Rabu, 14 Juni 2017.

Kapolda Metro: Cai Changpan Gantung Diri karena Terdesak

Meski belum diketahui jumlahnya, warga Jambi juga diminta tak panik karena kaburnya sebagian narapidana. Fasha meminta warga percaya terhadap aparat polisi yang sedang melakukan pengejaran. Dia menekankan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam pengejaran napi yang kabur.  

"Warga tidak perlu panik. Saat ini aparat kepolisian sedang memburu narapidana yang melarikan diri. Mudah-mudahan bisa segera diamankan," kata Fasha

Kapolda Pastikan Napi asal China Cai Changpan Tewas Gantung Diri

Sebelumnya, Gubernur Jambi, Zumi Zola juga langsung meninjau kondisi Lapas Klas IIA Jambi yang jebol akibat banjir, Rabu dini hari 14 Juni 2017. Zola sampai membatalkan acara sahur bersama istri Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid.

Dikatakan Zola, sejauh ini sejumlah napi sudah dievakuasi. Sisanya akan dievakuasi lanjutan, baik ke Lapas Muarasabak atau Muarabulian. "Kita akan bantu prosesnya," kata Zola.

Saat ini, menurut Zola, yang terpenting adalah pengamanan Lapas. Dirinya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk pengamanan lokasi.

Ilustrasi Penjara

Jebol Plafon, 8 Napi Narkoba Polres Serdang Bedagai Kabur

Delapan napi kabur setelah ada laporan dari tahanan lain. Sebagian di antaranya akan hidup udara bebas.

img_title
VIVA.co.id
23 November 2020