Pengamat Sebut Sistem Demokrasi Indonesia dalam Proses Pematangan

Ilustrasi demokrasi Indonesia.
Ilustrasi demokrasi Indonesia.
Sumber :
  • U-Report

VIVA Politik – Pemerhati Politik dan Isu-isu strategis, Prof Imron Cotan berbicara mengenai sistem pemilu yang saat ini tengah menjadi polemik di tanah air. Menurut Imron, pemilihan umum sendiri merupakan instrumen dan menjadi bagian dari sistem demokrasi yang pelaksanaannya bisa menyesuaikan kebutuhan berdasar konteks waktu dan tempat. 

Demokrasi, menurutnya tidak mempunyai bentuk baku yang dapat diterapkan sebagai model yang sama di setiap negara. "Jadi kalau ditanya, sistem apa yang terbaik, tentu yang bisa mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Imron dalam webinar nasional Moya Institute. Webinar mengangkat tema "Pemilu Proporsional Tertutup: Kontroversi" yang dikutip Sabtu 21 Januari 2023.

Pemilu/Ilustrasi

Pemilu/Ilustrasi

Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Karena itu, Imron menambahkan, apapun sistem pemilu yang dipakai tidak menjadi soal, asalkan berkelanjutan dan dapat meningkatkan kualitas demokrasi. Sebab, dalam pandangannya, saat ini demokrasi di Indonesia masih dalam proses pematangan. 

Belakangan perdebatan mengenai sistem pemilihan umum kembali mencuat, terkait apakah akan menggunakan sistem proporsional tertutup atau terbuka. PDI Perjuangan mengusulkan sistem pemilu dengan sistem proporsional tertutup dengan alasan ongkos politik yang lebih murah, mencegah liberalisasi, serta potensi politik uang yang lebih kecil. 

Namun pendapat PDI Perjuangan ditentang delapan partai politik di parlemen.

Politikus reformasi Fahri Hamzah mengingatkan masyarakat untuk mempertanyakan argumentasi bahwa sistem pemilu proporsional tertutup lebih bisa menyerap aspirasi masyarakat ketimbang terbuka.

Halaman Selanjutnya
img_title