IHSG Datar Akibat Minim Sentimen, Saham-saham Potensi Cuan Ini Bisa Dilirik

Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah 13 poin atau 0,19 persen di level 6.825, pada pembukaan perdagangan Jumat, 10 November 2023.

Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi bahwa IHSG memiliki kecenderungan untuk bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan hari ini.

"Hari ini IHSG cenderung bergerak sideways," kata William dalam riset hariannya, Jumat, 10 November 2023.

Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)

Photo :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

Dia menjelaskan, pada akhir pekan pola gerak IHSG masih menunjukkan pola kenaikan terbatas, pascamelalui rentang konsolidasi wajar pada beberapa waktu sebelumnya.

"Namun sentimen belum terlalu terlihat ada yang menonjol, untuk dapat menjadi booster terhadap pola gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang," ujar William.

Hal itu mengingat masih tercatatnya arus deras capital outflow, yang tercatat secara year-to-date (ytd). Sehingga selama IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekat, maka IHSG masih akan cenderung bergerak sideways.

"IHSG diprediksi bergerak dalam level 6.754-6.923," ujarnya.

Dibuka Melemah, IHSG Dibayangi Sentimen Pasar Global

Selain itu, ia juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, di antaranya yakni AALI, SMGR, GGRM, BMRI, TBIG, ITMG, JSMR, ASII.

IHSG Dibayangi Konsolidasi Wajar Jelang Rilis Data Cadangan Devisa
Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

IHSG Dibuka Menguat Jelang Rilis Suku Bunga BI, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini

Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 12 poin atau 0,17 persen di level 7.198 pada pembukaan perdagangan Rabu, 22 Mei 2024.

img_title
VIVA.co.id
22 Mei 2024