Ole Gunnar Solskjaer Bakal ke Bayern Munich Gantikan Thomas Tuchel?

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer
Sumber :
  • Squawka

VIVA – Mantan manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer termasuk di antara nama-nama yang dikaitkan dengan pekerjaan di Bayern Munich, dan mantan striker Norwegia itu telah mengindikasikan bahwa dia akan terbuka untuk tantangan baru di luar sepak bola Inggris.

5 Fakta Menarik Jelang Duel Bayern Munich vs Arsenal di Liga Champions

Solskjaer telah menunggu waktunya sejak meninggalkan Old Trafford tiga bulan memasuki musim 2021-22. Dia dipecat ketika klub merosot ke papan tengah klasemen, dengan Erik ten Hag mengambil alih sebagai pengganti permanennya pada musim panas berikutnya setelah beberapa bulan Ralf Rangnick menjadi bos sementara.

Ole Gunnar Solskjaer dipecat Manchester United

Photo :
  • Manchester United
PSS Sleman Fokus ke 3 Laga Terakhir demi Hindari Degradasi

Meski ia mengaku menolak tawaran tertentu, pendekatan dari Bayern mungkin akan lebih sulit untuk ditolak. Solskjaer dilaporkan sebagai kandidat untuk mengambil alih jabatan pelatih sementara di Allianz Arena, dengan tekanan semakin besar pada bos saat ini Thomas Tuchel setelah kekalahan akhir pekan di Bochum.

Bayern tertinggal delapan poin dari pemimpin Bundesliga Bayer Leverkusen, dan waktu hampir habis untuk mengejar rival mereka. Belum ada kepastian mengenai perubahan, namun komentar Solskjaer sebelumnya tidak menunjukkan bahwa dia akan langsung mengesampingkan perpindahan tersebut.

Hajar Arema FC, Modal PSS Sleman Selamat dari Degradasi

“Ya [saya ingin melatih lagi], dan saya mendapat tawaran,” kata Solskjaer kepada The Athletic pada bulan September, dikutip dari Mirror. 

"Baru-baru ini, dua orang dari Arab Saudi. Sahabat saya, yang juga agen saya, menyaring mereka. Jika Anda pernah menangani Man United, Anda menentukan kriteria Anda sendiri tentang apa yang ingin Anda kerjakan. Saya menyukai Inggris dan Premier League. Bahkan Championship terasa lebih kuat dari sebelumnya, namun saya tidak merasa terikat dengan Inggris. Mungkin tantangan berbeda di mana saya perlu merasakan budaya baru dan belajar bahasa baru,” ujar Solskjaer menambahkan.

Pekerjaan di Manchester United adalah yang kedua baginya di Liga Premier setelah periode singkat dengan Cardiff City pada tahun 2014. Dia mengalami degradasi dengan Bluebirds, tetapi membangun kembali reputasinya di bekas klubnya, Molde, sebelum mengambil alih di Old Trafford, dan tidak ingin mengulangi kesalahan Cardiff dengan klub berikutnya.

“DNA dan identitas klub itu penting, klub tempat saya bisa menjadi diri saya yang terbaik. Harus ada pertandingan. Mungkin saya salah mengambil keputusan dengan pergi ke Cardiff, misalnya, di mana terjadi benturan identitas dan gaya,” pungkasnya.

“Apa yang paling saya rindukan adalah bekerja dengan orang-orang baik, datang setiap hari, mendiskusikan sepak bola dan menyusun rencana untuk pertandingan berikutnya. Ini bukan hanya tentang formasi, tapi menciptakan budaya di mana staf menikmati pekerjaan mereka dan membangun tim bersama,” imbuhnya.

Bayern masih berada di peringkat kedua klasemen meskipun mengalami kekalahan pada hari Minggu, namun mereka berisiko gagal memenangkan gelar Bundesliga untuk pertama kalinya sejak 2012. 

Mereka juga tersingkir lebih awal dari DFB-Pokal di tangan tim liga rendah Sandhausen, sementara harapan mereka di Liga Champions berada di ujung tanduk setelah kekalahan di leg pertama melawan Lazio.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya