Harapan Besar Arema Usai Digelarnya KLB PSSI

Suasana Kongres Luar Biasa PSSI 2016
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
VIVA.co.id
Langkah Tegas PSSI Basmi Sepakbola Gajah di Liga 3
- Usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar di hotel Mercure, Ancol, Jakarta, pada Rabu, 3 Agustus 2016, berbagai harapan didengungkan. Legenda Hidup "Singo Edan" yang saat ini menjadi asisten pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, berharap segera ada perbaikan sistem pengelolaan sepakbola di Indonesia.

Pemain Keturunan Bisa Bela Timnas U-19 di Piala Dunia U-20, Siapa Dia?
"KLB ini kan mencari ketua sementara, kemudian mencari ketua baru di KLB selanjutnya. Paling utama bukan pergantian ketua atau pengurus, tapi bagaimana sepakbola Indonesia ini ke depan lebih baik," ujar Joko Susilo kepada VIVA.co.id.

Indra Sjafri Disuruh Iwan Bule Jujur Soal PSSI, Jawabannya Mengejutkan
Saat ini, sepakbola Indonesia menurut pria yang akrab disapa Gethuk itu, sudah tertinggal jauh dengan negara Asia Tenggara lainya. Bahkan, berdasarkan rangking terbaru FIFA, Indonesia berada di posisi 191 dengan poin 65, di bawah Timor Leste yang berada di posisi 185 dengan poin 84.

"Kita sudah tertinggal jauh di wilayah ASEAN. Kita tidak usah ada lagi ribut-ribut, itu sudah cukup. Segera bentuk pengurus, kita mulai melangkah untuk mengembalikan kondisi sepakbola Indonesia mengembalikan prestasi yang seperti yang diharapkan," kata Gethuk.

Joko juga berharap setelah KLB Ancol, PSSI harus serius mulai melakukan pembinaan pemain dimulai dari usia dini, remaja hingga senior. 

"Mulai membangkitkan akademi-akademi sekolah sepakbola dan kompetisi kelompok-kelompok umur, bagaimana nantinya bisa menghasilkan pemain yang berkualitas. Karena pendidikan sepakbola masih kurang di Indonesia," ucap Joko.

Selain itu, kejelasan kompetisi sepakbola Indonesia harus segera dibenahi. Mengingat sejak dibekukannya PSSI yang berimbas pada penghentian kompetisi, praktis tim-tim sepakbola Indonesia hanya bermain di level turnamen. (one)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya