Logo WARTAEKONOMI

BPS Bilang Gojek dan Grab Kini Setara Sembako

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) .
Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) .
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Sebelumnya diberitakan, Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengaku idealnya tarif ojek online naik sebesar 10 persen. Dengan persentase sebesar itu, ia berjanji layanan dari mitra pengemudi atau driver ojol meningkat supaya penumpang merasa nyaman.

"Kami sudah menghitung kemampuan bayar dan kemauan penumpang. Kami juga mempertimbangkan biaya modal dan operasional. Keluarlah angka 10 persen. Itu maksimal. Tapi kembali lagi kami serahkan semua ke regulator (Kementerian Perhubungan)," kata dia.

Namun, Kementerian Perhubungan menyarankan jika tarif ojek online naik hingga 25 persen. Artinya, tarif batas bawah di wilayah Jabodetabek bisa mencapai Rp2.500 per kilometer dari sebelumnya Rp2.000 per kilometer.