Satelit Mata-mata Korea Utara Dapat Gambar Pentagon dan Gedung Putih

Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon.
Sumber :
  • David Mark/Pixabay

VIVA Tekno – Korea Utara mengklaim bahwa satelit mata-mata mereka yang baru diluncurkan ke orbit Bulan telah mengambil foto Gedung Putih, Pentagon (Departemen Pertahanan), serta Markas Besar Angkatan Laut.

Nama Samaran 11 Presiden AS yang Jarang Diketahui, Ada Obama hingga Donald Trump

Situs-situs terkemuka di AS menambah daftar area yang diklaim Korea Utara telah difoto menggunakan wahana pengintaian yang diluncurkan ke luar angkasa minggu lalu. Media resmi negara itu mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah melihat gambar-gambar terbaru bersama dengan foto-foto sebelumnya dari Roma, Pangkalan Angkatan Udara Anderson di Guam, Pearl Harbor dan kapal induk Carl Vinson Angkatan Laut AS, menurut laporan NDTV, Selasa, 28 November 2023.

Korea Selatan sempat menyelamatkan salah satu satelit mata-mata Korea Utara setelah peluncuran yang gagal awal tahun ini dan menyimpulkan bahwa teknologi tersebut tidak memiliki nilai militer. Meskipun Seoul percaya bahwa satelit apa pun yang dimiliki Korea Utara masih belum sempurna, teknologi tersebut dapat membantu rezim Kim dalam menargetkan sasarannya seiring dengan peningkatan kemampuannya dalam melancarkan serangan nuklir.

AS Perketat Sanksi, Blokir Senjata Korut ke Rusia, Iran Ikut Disorot!

Korea Utara meluncurkan satelit mata-mata.

Photo :
  • BBC Internasional.
Sering Serang Paspamres hingga Berdarah, Anjing Joe Biden ‘Diusir’ dari Gedung Putih

Korea Utara mengatakan satelit tersebut akan secara resmi memulai misi pengintaiannya mulai 1 Desember setelah melakukan beberapa penyesuaian, namun kantor berita resmi Korea Central News Agency mengatakan pada hari Selasa: “proses penyesuaian satelit tersebut dipercepat hingga berakhir satu atau dua hari sebelumnya.”

Belum ada konfirmasi dari dunia luar mengenai apakah satelit tersebut beroperasi dan Korea Utara belum merilis gambar apa pun ke dunia luar yang diambil oleh satelit barunya.

Korea Utara mempunyai sejarah gegabah dalam hal klaim satelit. Di bawah kepemimpinan Kim Jong Il, ayah dari Kim Jong Un, Korea Utara mengatakan pihaknya menempatkan satelit ke orbit yang memainkan lagu-lagu revolusioner, namun Washington mengatakan bahwa penyelidikan tersebut kemungkinan besar dilakukan di dasar laut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya