10 Film Indonesia Ini Bakal Bikin Long Weekend Makin Seru

Hari Film Nasional
Sumber :

VIVA – Akhir pekan biasanya menjadi momen yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau ‘me time’. Pergi bertamasya bersama keluarga, hangout bersama teman-teman, makan siang bersama di resto favorit,, olahraga pagi, atau hanya sekedar menghabiskan waktu di rumah saja dengan menonton film, menjadi aktivitas yang banyak dipilih oleh sebagian besar masyarakat kota metropolitan.

Nah, kegiatan terakhir tadi mungkin menjadi pilihan yang di pilih banyak orang, terutama buat kamu yang muda dan jomblo. Menonton berbagai judul film dan serial mulai dari dalam hingga luar negeri, bisa jadi ada dalam to-do list kamu di setiap akhir pekan. Tapi ada yang sedikit berbeda nih, di akhir pekan di bulan Maret ini, kenapa? Karena tepat di tanggal 30 Maret ini kita memperingati Hari Film Nasional.

Jika, selama ini di setiap akhir pekan tontonan kamu adalah film dan serial Hollywood, nah, akhir pekan di akhir Maret ini coba deh, nonton film-film Indonesia. Banyak lho, film-film Indonesia yang tidak kalah seru dari film-film Hollywood. Apa saja yang bisa ditonton untuk merayakan Hari Film Nasional? Yuk, cek 10 Film Indonesia yang bisa kamu tonton di long weekend ini.

1. Opera Jawa

Film Opera Jawa disutradarai oleh Garin Nugroho dengan mengangkat cerita Ramayana sebagai ide besar dalam film ini. Film Opera Jawa adalah film yang menggabungkan 3 unsur seni. Pertama, dialog di film ini dilakukan dengan menembang (menyanyi ala Jawa). Kedua, beberapa aksi di film ini dilakukan dengan tarian tradisional Jawa. Ketiga, pembangunan latar tempat dan simbol ditunjukkan dengan karya seni patung dan instalasi dari para perupa terkenal. Kalau kamu mau menonton film yang berbeda dan penuh kesan artistik, film Opera Jawa adalah pilihan pertama yang wajib kamu tonton!

2. Jakarta Hati

Ini adalah film drama omnibus; film yang menggabungkan lebih dari satu cerita dalam satu tema. Film Jakarta Hati disutradarai oleh Salman Aristo dan diperankan oleh para aktor ternama. Ada enam segmen cerita yang digabungkan dalam tema ‘rumitnya hidup di kota Jakarta’. Setiap dialog dalam film ini memiliki pesan yang jujur dan dalam. Mau tahu pesan utama di balik rumitnya kota Jakarta? Tonton dulu film Jakarta Hati!

3. Demi Ucok

20 Ucapan Selamat Hari Film Nasional Ke-73, Bercermin Pada Masa Lalu, Merencanakan Masa Depan

Siapa yang penasaran sama ribetnya pernikahan di masyarakat Batak? Film Demi Ucok dengan sukses memotret fenomena itu. Digarap oleh sutradara asli Batak; Sammaria Simanjuntak, dan juga dimainkan oleh aktor-aktris asli Batak, film ini menjadi sangat autentik khas Batak. Film ini bergenre drama-komedi tetapi mengangkat tema penting dalam hidup keluarga; yaitu mengenai unconditional love. Apakah masa depan dan mimpi perlu dikorbankan demi menikahi seorang suami idaman? Film ini akan membuat kita tertawa ngakak untuk menertawakan keprihatinan kita sendiri.
 

4. Mana Tahaaan

Dalam Pengeringati Hari Film Nasional, Ini 5 Rekomendasi Film Islami Indonesia

Warkop DKI selalu identik dengan Dono, Kasino, dan Indro. Tetapi, film Mana Tahaaan masih menampilkan formasi lengkap grup Warkop dengan adanya Nanu. Film ini bercerita tentang peraduan nasib yang lebih baik di kota Jakarta dengan wacana lokalitas yang Indonesia banget ! Tidak hanya komedi dan lawakan yang ditampilkan, film Mana Tahaan juga mengangkat tema praktik seks paksa yang pada saat itu marak terjadi di kalangan masyarakat kelas atas. Ayo, kita tonton film pertama Warkop DKI: Mana Tahaan!

5. Nagabonar

5 Film Indonesia yang Sukses Go Internasional, dari Aksi Hingga Horor

Rasanya kurang pas kalau kamu belum nonton Nagabonar . Berkisah tentang masa perjuangan sebelum kemerdekaan Indonesia, Nagabonar memotret perjuangan seorang rakyat jelata melawan penjajah Jepang dan Belanda, bahkan perlawanan itu datang dari kalangan pencuri. Kita bisa melihat aksi Deddy Mizwar yang sangat total, kocak sekaligus menghibur dalam latar budaya Sumatra Utara.

6. Catatan Si Boy

Ini dia drama romansa sepanjang masa dengan akting Meriam Bellina di masa belia. Cerita si Boy memang nggak pernah mati! Bagi siapa pun yang mau nostalgia di era 80-an, film Catatan Si Boy adalah tontonan wajib!

7. Under The Tree

Jika kamu ingin mengetahui makna pencarian jati diri, film Under The Tree karya sutradara Garin Nugroho bisa menjadi alternatif tontonan yang menarik. Film ini menggunakan latar budaya Bali, dan menampilkan beberapa komposisi seni tradisi yang akan terngiang-ngiang di ingatan. Berkisah tentang konflik kehidupan tiga wanita dengan latar belakang berbeda, Under The Tree menyimpan banyak pertanyaan kehidupan yang dekat dengan kita.

8. Filosofi Kopi 2

Dunia anak muda memang dinamis, sedinamis kehidupan Ben & Jody di film Filosofi Kopi 2. Film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini mengangkat tema yang dekat dengan anak muda; yaitu tema mengenai ‘kewirausahaan dalam dunia kreatif!’. Ketika kamu butuh inspirasi lebih, Filosofi Kopi 2 adalah pilihan tepat untuk dinikmati bersama sahabat-sahabatmu.

9. Pengabdi Setan

“Mengangkat derajat horor Indonesia!” begitu kata sutradara Joko Anwar setelah berhasil meraih lebih dari 4 juta penonton di bioskop dengan film Pengabdi Setan. Ya, ini adalah film horor Indonesia yang terbaik sepanjang masa. Film ini meraih lebih dari 10 penghargaan di kancah film nasional dan akan ditayangkan di 42 negara. Mungkin kamu belum mengalami atau masih penasaran dengan teror Ibu? Ibu akan menemanimu untuk merayakan Hari Film Nasional tahun ini.

10. Posesif

Apakah drama remaja selalu lekat dengan percintaan yang romantis? Bagaimana kalau isu yang diangkat seputar Toxic Relationship? Film Posesif memotret sisi gelap dari hubungan cinta remaja dengan sangat baik. Di film ini, ada debut akting Putri Marino yang keren dan total. Bahkan, Putri Marino harus menjalani workshop loncat indah satu bulan demi mendalami peran Lala. Tidak heran, 3 penghargaan di Festival Film Indonesia diraih oleh Film Posesif yang disutradarai oleh Edwin ini.

Beberapa film memang sulit untuk diakses. Bahkan, masih ada yang melakukan praktik pembajakan terhadap film-film Indonesia. Namun, kesepuluh film pilihan di atas dapat kamu nikmati dengan mudah di layanan Subscription Video on Demand (SVoD) seperti iflix. Dengan koleksi film Indonesia yang terbilang lengkap, iflix bisa jadi pilihan kamu untuk menikmati hiburan kapan saja, di mana saja, sesuai dengan aturanmu.

Dengan menonton di layanan streaming video yang legal seperti iflix, artinya kamu juga sudah ikut andil dalam upaya menghentikan praktik pembajakan film. Selamat Hari Film Nasional, Jangan Bajak Film Indonesia!

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya