4 Mitos Seks yang Ganggu Keharmonisan

Ilustrasi hubungan seks
Ilustrasi hubungan seks
Sumber :
  • Dailystar

VIVA Lifestyle – Seks menjadi salah satu cara untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Maka, Kamudan pasangan sebaiknya tak mempercayai deretan mitos seks berikut ini.

Jika percaya, kamu  pasangan akan sering merasa tidak puas dan berujung dapat mengganggu keharmonisan. Jadi, apa saja mitos seks yang sebaiknya tidak dipercaya?

Berikut VIVA berikan ulasan mengenai mitos seks, yang tentu sangat mengganjal di dalam pikiran dan mengganggu keharmonisan hubungan kamu dengan pasangan.

Orgasme Bukan Tujuan Saat Melakukan Seks

Orgasme.

Orgasme.

Photo :
  • Medical News Today

Banyak orang menganggap bahwa seks bisa disebut gagal jika tidak tejadi orgasme. Padahal, berhubungan intim harus dinikmati secara perjalanan. 

Jika ingin dianalogikan, tentu saat tujuan kita tidak hanya fokus sampai ke saja. Sepanjang perjalanan kita juga perlu menikmati pemandangan yang ada.

Banyak orang yang cenderung tidak puas dengan kehidupan seks karena sering kali tidak mengalami orgasme. Kamu dan pasangan justru harus lebih terbuka dan mencoba menikmati waktu melakukan hubungan intim. Jika terus menerus orgasme, rasa tidak puas yang terjadi tanpa keharmonisan akan mungkin terjadi.

Bantuan Pelumas Hanya untuk Orang yang Sudah Berumur

Ilustrasi hubungan seks.

Ilustrasi hubungan seks.

Photo :
  • Freepik

Mitos ini tidak tepat karena ada sebagian pasangan muda yang mungkin mengalami masalah dan ingin mengurangi risiko yang dapat menyebabkan alat kelamin cedera.

Perempuan di segala usia ingin melakukan seks dengan halus dan menyenangkan. Maka, bantuan pelumas sangat dibutuhkan dan bukan berarti Kamu tidak bisa melakukan seks dengan sempurna.

Melakukan Hubungan Intim Haruslah Lama

Hubungan seks.

Hubungan seks.

Photo :
  • Asiaone

Jangan berpikir bahwa melakukan seks harus dilakukan sepanjang malam atau dengan durasi panjang. 

Tak heran jika banyak Kamu dan pasangan yang berusaha mencari waktu yang tepat untuk berhubungan intim.Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008 menunjukkan, banyak pasangan yang menikmati hubungan seksual yang memuaskan pada durasi 3 sampai 13 menit. Jadi jangan ada alasan tak punya waktu sama sekali untuk melakukan hubungan intim.

Sebab, kenikmatan seksual bisa didapatkan dengan durasi yang singkat.Tapi tentu saja hal ini harus disepakati dengan pasangan. Kamu juga tetap bisa meluangkan waktu berduaan dengan pasangan untuk menikmati seks yang lambat dan sensual.

Orgasme pada Laki-laki adalah yang Utama

Ilustrasi pria orgasme.

Ilustrasi pria orgasme.

Photo :
  • Pixabay

Samantha Evans, seks dari Jo Divine, mengatakan bahwa keberhasilan seks tidak ditentukan hanya dari orgasme baik pada laki-laki maupun perempuan Kamu sebaiknya jangan berpikir bahwa hubungan seks hanya untuk memuaskan hasrat suami.

Namun, ada beberapa manfaat yang didapatkan salah satunya menjaga keharmonisan rumah tangga. Jangan ragu untuk berkomunikasi dengan suami seputar kehidupan seks yang diinginkan.

Nah, ternyata ada banyak mitos seks yang bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga. Salah satu hal terpenting dalam berhubungan intim adalah komunikasi yang baik dengan pasangan. Kamu tak perlu ragu untuk mengungkapkan berbagai hal seputar seks ya.