Ini Tandanya Gigi Telah Mati

ilustrasi gigi
Sumber :
  • Pixabay
VIVA.co.id
- Anda memiliki gigi berlubang yang warnanya semakin lama semakin berubah menjadi kehitaman dan tidak terasa sakit? Bisa jadi gigi Anda telah mati.

Ya, drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, mengatakan, tanda-tanda gigi berlubang biasanya adalah perubahan warna yang diakibatkan oleh infeksi bakteri.

Nah, ketika gigi yang berwarna gelap atau kehitaman itu tak lagi terasa sakit, maka kemungkinan besar giginya juga telah mati.

"Ketika gigi sudah mati, semua aliran pembuluh darah, saraf, itu semua nggak ada. Jadi, ketika nggak ada makanan, itu ibaratnya kita punya bangkai di dalam rongga mulut. Itu pasti akan mengakibatkan perubahan warna menjadi lebih gelap atau menghitam," ujar Mirah kepada VIVA.co.id saat ditemui beberapa waktu lalu.
Empat Fakta Seputar Perawatan Gigi dan Gusi

Ia mengatakan, jika ada satu gigi berwarna kehitaman yang letaknya di bagian depan, dokter gigi biasanya akan bertanya apakah pasien pernah trauma, kecelakaan atau terbentur. Itu karena terkadang proses gigi berubah warna menjadi hitam memakan waktu yang lama dan pasien tidak merasa.
Ini Waktu yang Tepat untuk Bersihkan Karang Gigi

"Untuk mengetahuinya harus dilakukan tes dan foto rontgen. Betul nggak giginya masih vital atau sudah non vital," kata Mirah.
Ini Dua Penyakit Gusi yang Wajib Diwaspadai

Proses perubahan warna gigi menjadi kehitaman bisa terjadi berbulan-bulan atau bertahun-tahun, tergantung tingkat keparahannya. Jika disebabkan oleh trauma, tergantung pada seberapa hebar traumanya dan bagaimana penanganannya saat itu terjadi, apakah langsung ditangani atau tidak.

Gigi yang mati hanya memiliki bakteri. Itu lah mengapa dokter harus melakukan perawatan saluran akar, di mana saraf-saraf yang telah mati dibersihkan, dibesarkan terlebih dahulu rongga sarafnya, lalu diberi obat hinga steril dan siap digantikan dengan bahan pengganti saluran akar tadi.

"Kalau untuk mengatasi gigi yang berwarna hitamnya, kalau di depan memang harus dibuatkan crown. Jadi, giginya dikikis sedikit lalu dilapisi oleh crown. Jadi yang terlihat mahkotanya. Crown memang akan disemen menjadi permanen, tapi tidak sepermanen implan," kata dia.

Mahkota itu dipasang demi memberikan fungsi estetik dan fungsi giginya, karena kalau bukan gigi non vital maka giginya akan sangat rapuh.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya