Mudah Putus Asa Berisiko Sakit Jantung

Ilustrasi jantung.
Sumber :
  • Pixabay

Salah satu pernyataan pesimis adalah 'jika sesuatu bisa menjadi salah, itu akan terjadi pada saya'.

img_title Kronologi Meninggalnya Ayah Nassar, Sempat Pasang Ring Jantung

Mereka harus menyatakan seberapa kuat mereka mengidentifikasi setiap pernyataan dalam skala 0 (sangat tidak setuju) hingga 4 (sangat setuju).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peneliti kemudian menemukan bahwa 121 pria dan wanita yang meninggal karena penyakit jantung dalam periode 11 tahun penelitian selalu lebih pesimis sejak awal dibandingkan mereka yang masih hidup.

img_title King Nassar Ungkap Penyebab Meninggalnya Sang Ayah

Secara keseluruhan, orang yang paling pesimis dalam grup memiliki 2,2 kali lipat risiko lebih tinggi meninggal akibat penyakit jantung dibandingkan yang pesimisnya ringan.

Namun, penelitian ini dibatasi oleh fakta bahwa  datanya merupakan laporan mandiri. Meski begitu, para peneliti bersikukuh penelitian ini mengikuti tren penelitian yang menunjukkan pesimisme tidak baik bagi kesehatan seseorang.

img_title Keluarga Ungkap Penyebab Meninggalnya Sopyan Dado, Punya Riwayat Diabetes Hingga Sakit Jantung

Meski demikian, pada penderita diabetes, Rudi menyarankan agar tidak melihat pada penyakitnya saja. Tapi, bagaimana dia bisa berprestasi. Mereka sama seperti orang normal yang bisa menggapai prestasi dan menjadi apapun yang mereka inginkan asalkan gulanya dikendalikan supaya target yang diharapkan tercapai.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menkes Ungkap 500 Ribu Orang Meninggal Tiap Tahun di RI karena Penyakit Jantung dan Stroke

Menkes Ungkap 500 Ribu Orang Meninggal Tiap Tahun di RI karena Penyakit Jantung dan Stroke

img_title
VIVA.co.id
12 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut