PM Malaysia Ikut Bela Rendang Ayam yang Dikritik Chef Bule

Rendang ayam.
Rendang ayam.
Sumber :
  • Instagram @najib_razak

VIVA – Rendang ayam khas Malaysia belakangan ini sedang menjadi buah bibir, lantaran ajang MasterChef Inggris yang belum lama ini ditayangkan. Dua orang chef selebriti yang menjadi juri di ajang tersebut, John Torode dan Gregg Wallace menuai kritikan pedas lantaran komentar mereka tentang rendang. Torode dan Wallace mengatakan bahwa rendang ayam yang dimasak salah satu kontestan berdarah Malaysia, yakni Zaleha Kadir Olpin kurang lezat karena bagian kulitnya tidak renyah.

Sebagai informasi, Zaleha menyajikan hidangan nasional Malaysia, nasi lemak dengan rendang ayam sebagai salah satu lauknya. Gara-gara kulit rendang ayam tidak renyah, Zaleha pun dieliminasi. Tentu saja hal ini membuat warga Malaysia membanjiri akun media sosial kedua chef tersebut dengan kritikan pedas.

Mereka tidak terima orang asing berpendapat bahwa rendang ayam seharusnya memiliki kulit yang renyah. Bahkan banyak warganet Indonesia yang merasa sebagai negara asal rendang pun turut membela hidangan tersebut.

Baca: Komentari Rendang, Chef Asal Inggris Di-bully Warganet

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak bahkan turut berkomentar. Menurutnya selama ini tak pernah ada sejarahnya rendang ayam Malaysia memiliki kulit yang renyah. Hal itu dia ungkapkan melalu akun media sosial Instagram pribadinya, @najib_razak.

"Mana ada orang makan rendang ayam 'crispy'? #MalaysianFood," tulisnya.

Bahkan Mantan Perdana Menteri Malaysia yang juga rival Najib, Dr Mahathir Mohamad juga tak mau ketinggalan mengomentari kuliner Malaysia yang sedang menjadi topik pembicaraan hangat belakangan ini.

"Maybe you are confusing rendang chicken with KFC," tulis di akun Twitter pribadinya, @chedetofficial.

Meski dieliminasi dari ajang pencarian bakat memasak Inggris, Zaleha menuai dukungan dari orang-orang di Malaysia. Banyak yang memujinya karena dia tetap memertahankan resep autentik rendang ayam Malaysia.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Anifah Aman bahkan memberikannya ucapan selamat karena telah menyatukan orang-orang Malaysia dari berbagai kelompok yang memiliki pandangan politik yang berbeda, seperti Najib Razak dan Dr Mahathir Mohamad.

"Anda telah sukses menyatukan warga Malaysia di waktu yang paling rawan untuk terjadi perpecahan, dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh para politikus," ucapnya.

Sebagai informasi, Malaysia dijadwalkan untuk melakukan pemilihan umum pada akhir April atau awal Mei mendatang, di mana Najib akan memimpin koalisi Barisan Nasional saat ini melawan aliansi oposisi yang dipimpin oleh Dr. Mahathir.