Si Hitam yang Kian Diburu
- Instagram @pempekshinta
Melihat hidangan berwarna hitam pekat, bagi beberapa orang mungkin terlihat aneh. Tapi, siapa yang tak tergoda dengan martabak berwarna hitam pekat yang didalamnya berlumur keju dan Oreo?
Martabak yang satu ini memang terbilang lain dari biasanya. Jika kebanyakan martabak berwarna coklat keemasan, martabak ini tampil dengan warna hitam pekat.
Ya, mana lagi kalau bukan Martabak Blackpool. Kedai martabak yang didirikan dua orang sahabat bernama Hendi dan Cellin ini, mengklaim sebagai pencetus martabak blackforesst atau martabak hitam pertama di Jakarta.
Keduanya memang hobi berwisata kuliner mencari makanan-makanan unik terutama martabak. Hingga pada tahun 2015, banyak bermunculan kuliner berwarna hitam.
"Dari situ kita cobain martabak, kita gabungi tren yang ada saat itu. Waktu itu kita mikir, kenapa yang hitam belum ada? Merah ada, hijau ada, kenapa enggak kita coba bikin (yang hitam)," kata Cellin saat ditemui VIVA.co.id, di Martabak Blackpool Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Oktober 2016.
Dari situ, keduanya terus mencoba membuat kreasi martabak hitam. Waktu itu, diundanglah beberapa teman dekat untuk mencoba.
"Mereka bilang enak, kenapa enggak coba buat jualan saja. Akhirnya kita putusin untuk buka dan jualan," kata Cellin menambahkan.
Setelah membuka Martabak Blackpool dengan ciri khas martabak hitamnya, respons dari para pecinta kuliner pun sangat baik. Bahkan, menurut Cellin sangat jauh melampaui yang pernah mereka bayangkan.
"Target kita sebenarnya enggak tinggi -tinggi banget, ekspektasinya sebenarnya anak remaja sampai 30-an. Tapi ternyata banayak orang kantoran juga pada datang," ujarnya.
Menurutnya, yang membuat banyak pembeli berdatangan, karena rasa manis yang pas dari martabak hitam Blackpool. Hal itu yang menurut Cellin menjadi ciri khas martabak Blackpool.
"Martabak Blackpool itu enggak terlalu manis, lebih empuk, enggak bikin eneg. Ada orang yang sekaligus bisa (makan) 11 potong sendiri. Dia bisa habisi hampir semua, terus dimakan untuk besok masih enak," ujar Hendi menambahkan.
Cellin menambahkan rahasia dibalik semua itu ialah penggunaan tepung blackforest racikan mereka. Tepung yang didatangkan secara impor ini dipadukan dengan topping yang tak kalah lezatnya.