SOROT 505

Jejak Kerajaan Islam Nusantara

Masjid Agung Demak
Sumber :
  • VIVA/Dwi Royanto

Master arkeologi pada Universitas Syiah Kuala itu yakin, nama Gampong Pande berasal dari kata kampung dan pandai. Kata pandai mengacu pada masyarakat di kampung itu pada masa lampau yang banyak orang ahli pandai menempa emas, besi, batu dan lain-lain bernilai seni tinggi. Di antara produknya ialah mata uang dari emas, batu nisan dengan ukiran indah, senjata besi untuk berperang, dan berbagai peralatan untuk kepentingan kerajaan.

img_title Pria Asal Madiun Colong 26 Kotak Amal Masjid dan Musala di Ponorogo dalam 2 Bulan

Berdasarkan sejumlah riset, kata Husaini, ternyata Gampong Pande bukanlah sekadar pusat industri, namun sekaligus pusat pemerintahan sebuah kerajaan Islam. Bahkan, menurutnya, sebuah kerajaan Islam yang jauh lebih tua daripada Samudra Pasai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penulis buku Awal Masuknya Islam ke Aceh itu juga berkeyakinan, di Gampong Pande-lah Islam kali pertama masuk sebelum menyebar ke seluruh Nusantara. “Islam di Aceh dan Nusantara telah ada sejak abad pertama hijriah atau abad ketujuh masehi,” katanya kepada VIVA di Banda Aceh pada Selasa, 29 Mei 2018.

img_title KDM Pilih Bangun Masjid Kecil di Perkampungan, Singgung Kini Masyarakat Datang ke Masjid Cuma Buat Foto

Sejumlah nisan yang terdapat di Gampong Pande, Banda Aceh. (VIVA/Dani Randi)

Husaini mengaku, teorinya memang belum didukung sumber yang jelas secara ilmiah sekaligus mensahkan bahwa pada abad itu telah muncul sebuah kerajaan Islam di Nusantara. Juga belum diketahui nama kerajaan itu andai memang benar di sana pernah berdiri sebuah kerajaan Islam. Tetapi tesisnya sudah mulai menggerus teori lama yang menyatakan bahwa Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara.

img_title Masjid Dekat Rumah Amien Rais di Sleman Dikirimi Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan 'TIW'

Beberapa hal yang diyakini Husaini sebagai bukti atas teorinya, di antaranya nisan-nisan kuno yang ditemukan di Gampong Pande. Hasil kajian arkeologi pada nisan-nisan itu, katanya, ditemukan urutan kronologi batu nisan dari paling awal hingga yang terbaru. Nisan terawal yang dinamai “nisan khas”. Menurut hasil kajian itu, tidak ditemukan di Peureulak dan Samudra Pasai.

Bukti lain, menurut Husaini, ialah struktur bangunan yang menyerupai sebuah fondasi bangunan besar nan luas dan diperkirakan bekas sebuah istana. “Juga menunjukkan bahwa di Gampong Pande, Banda Aceh, telah ada sebuah kerajaan Islam awal, jauh sebelum abad kesembilan.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut