SOROT 320

Terpikat Batu Mulia

ade hermansyah, perajin batu akik
Sumber :
  • VIVAnews/Mustakim

“Modalnya mau bekerja, bawa kapak, palu, pahat dan cangkul, terus karung dan tali pengikat,” ujarnya menjelaskan.

img_title 7 Hobi Murah yang Sering Dilakukan Orang Hemat untuk Tetap Senang Tanpa Boros

Menurut Dani, tak ada alat dan teknik khusus untuk mendeteksi letak batu akik yang berkualitas baik. Para penambang secara sembarangan menggali dengan cara membuat goa selebar 1 meter dan tinggi 1,5 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka kemudian menggali. Jika sudah menemukan batu, maka para penggali akan menghubungi pemilik lahan. “Umumnya keberadaan batu akik yang diincar penambang berada di kedalaman 30 hingga 40 meter.”

img_title Pacu Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik, Kemenhub Dukung Layanan SPKLU di Lingkungan Perhubungan

Dani dan para penambang lain mengatakan, menjadi penambang batu cukup menggiurkan. Pasalnya, pesanan semakin banyak. Bahkan, para bandar berdatangan sebelum mereka berhasil membawa bongkahan batu.

Para penambang di Kampung Tanjakan Pasang ini juga yakin, kandungan batu akik yang berkualitas di Garut masih banyak.

img_title Apple Siapkan Deretan Produk Baru Ini di September 2026, Ada iPhone Lipat hingga HomePod

Peran Pemerintah

Tingginya animo masyarakat serta adanya unsur ekonomi dalam batu akik ini membuat sejumlah kalangan meminta pemerintah turun tangan. Agustono Dwi Rahadi misalnya.

Gemolog ini berharap, pemerintah mengambil peran untuk memasarkan potensi lokal ini. Publikasi bisa dilakukan melalui pameran, baik di dalam maupun di luar negeri.

Ia mengatakan, sejumlah kementerian dan lembaga terkait harus mengemas kekayaan alam ini dengan apik, misalnya memasukkanya ke dalam program Discovery Channel. “Kalau ingin memajukan ya pemerintah ngomong di luar, di negeri kami ini kaya dengan batu,” ujarnya.

Agus percaya, fenomena batu akik ini akan berusia panjang. Menurut dia, booming batu akik berbeda dengan daun gelombang cinta yang pernah tren beberapa tahun lalu.

Menurut dia, dedaunan itu bisa diproduksi dengan mudah. Sementara, bisnis batu mulia adalah bisnis kelangkaan. “Wong terbentuknya saja jutaan tahun kok. Nggak bisa seratus saja nggak bisa,” ujarnya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, suplai batu juga akan semakin menipis. Kondisi itu secara otomastis akan membuat harga batu akan menanjak naik. Untuk itu, ia yakin bisnis batu akik akan terus naik. Karena ini sumber yang sulit diperbaharui, sama dengan minyak. Jadi bukan musiman.

Harapan senada juga disampaikan Dono dan Kosasih. Mereka berharap, pemerintah khususnya kementerian terkait memfaslitasi masyarakat mengembangkan peluang ekonomi dari fenonema boomingnya batu cincin ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut