- VIVAnews/Mustakim
Pemerintah bisa membantu memasarkan dalam bentuk penyelenggaraan pameran. “Menurut saya ini tren yang positif dari perspektif ekonomi. Karena batu akik sudah menjadi komoditas ekonomi. Karena ini akan mengurangi jumlah pengangguran dan menambah pemasukan bagi masyarakat,” ujar Dono menjelaskan.
Hari beranjak siang. Para penyuka dan pedagang batu akik terus berdatangan ke rumah Kolay. Ada yang hanya meminta tolong agar batunya dipotong.
Ada yang membentuk dan memoles. Juga ada yang sekadar nongkrong, membincangkan batu sambil menikmati kopi di bengkel batu milik Kolay yang tak seberapa luas ini.
Sementara sebagian yang lain memilih duduk di luar sambil menimang batu miliknya. Sementara, Kolay terus bekerja, sibuk dengan batu dan dua mesin uangnya. (ren)