SOROT 347

Sepakbola Indonesia Berduka

Kantor PSSI di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Hafidz Mubarak A.

Keterangan pers soal kisruh Kemenpora-PSSI

img_title Dugaan Korupsi Kembali Hantam FIFA

Jusuf Kalla dan Ketua KOI Rita Subowo, Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar, dan Wakil Ketua PSSI hasil KLB Surabaya Hinca Panjaitan memberikan keterangan pers soal kisruh Kemenpora-PSSI. Foto: ANTARA/Andika Wahyu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

img_title Terlibat Kasus Pidana, Eks Sekjen FIFA Terancam Masuk Bui

Terkucil dari Pentas Internasional
Indonesia merupakan negara ke-12 yang dijatuhi sanksi oleh FIFA. Sebelumnya, negara-negara seperti Yunani, Iran, Kenya, Kuwait, Ethiopia, Madagaskar, Peru, Brunei Darussalam, Irak, Nigeria, dan Kamerun, telah lebih dulu merasakan hukuman ini. Biang keladinya juga sama, yakni campur tangan pihak ketiga terhadap masing-masing federasi!

Dengan sanksi ini, Indonesia dipastikan tak boleh beraktivitas di kompetisi-kompetisi internasional. Tak cuma timnas, klub juga dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar.

img_title Pangeran Ali Desak Pemilihan Presiden FIFA Ditunda

Terkait pemain yang berlaga di luar negeri, FIFA mengizinkan mereka untuk menghabiskan kontrak bersama klub. Namun, untuk perpanjangan, jika sanksi tak juga dicabut, mereka tak diizinkan.

Hukuman ini berlaku sampai batas waktu yang tidak ditentukan, hingga pemerintah Indonesia memberikan jaminan tidak akan mencampuri urusan rumah tangga PSSI lagi.

Beruntung, FIFA memang masih mengizinkan Timnas U-23 berlaga di SEA Games 2015. Namun tetap saja, kegelisahan para pemain Timnas U-23 tak surut, karena mimpi mereka untuk membela Indonesia di pentas internasional terhenti lebih awal bila sanksi tak juga dicabut FIFA.

Sekjen PSSI, Azwan Karim, mengatakan, hingga saat ini masih merinci kerugian yang dialami sepakbola Indonesia akibat sanksi FIFA. Namun, Azwan menegaskan, hukuman tersebut telah membuat dana miliaran rupiah menguap begitu saja.

”Kami hanya ingin memberitahu kepada publik dan Kemenpora bahwa dana beberapa miliar rupiah yang kami cari sendiri, tanpa bantuan pemerintah untuk persiapan Timnas U-19 dan U-16 sekarang menguap begitu saja,” ujar Azwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Begitu juga dengan U-14 wanita, meski tidak menghabiskan dana yang signifikan. Tapi, ini kan awal bagi kita, tapi sekarang kalah sebelum berperang,” tutur Azwan.

Sejumlah bantuan FIFA dan AFC yang sudah resmi dihentikan adalah kursus pelatih. Mulai untuk lisensi A, B, dan C. Lalu, ada AFC Financial Assistance Programme (AFAP) dan bantuan teknis semua juga disetop.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut