SOROT 376

Melancong ke Jakarta Masa Lampau

Kedai Seni Djakarte
Sumber :
  • VIVA.co.id/Riska Herliafifah

Menurut sejarah, Masjid Al-Alam tak lepas dari peran Walisongo saat mensyiarkan Islam di tanah Banten. Adalah Maulana Hasanuddin atau Pangeran Sabakingkin yang mendapat restu dari sang ayah, Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, mensyiarkan Islam di tanah Banten.

img_title Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Isu Pemilu 2029 Dipercepat: Fokus Kawal Program Pemerintah

“Lazimnya, pasukan Kerajaan Islam ketika hendak salat membutuhkan tempat untuk berjamaah, maka dibangunlah surau. Artinya sekadar memenuhi syarat salat berjamaah. Dinamakan Masjid Al-Alam karena secara etimologi tadi, siangnya enggak ada, besok paginya sudah ada,” ujar Muhammad Ridwan, anak dari almarhum Ustaz  Ahmad Sarjono, sesepuh Masjid Al-Alam Cilincing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masjid Al-Alam di Cilincing, Jakarta Utara

img_title Tiga Motor Adventure Bekas yang Menarik Dimiliki Tahun 2026

Masjid Al-Alam Cilincing terdaftar sebagai salah satu cagar budaya di Jakarta. FOTO: VIVA.co.id/Riska Herliafifah

Saat ini Masjid Al-Alam Cilincing terdaftar sebagai salah satu cagar budaya di Jakarta. Masjid sudah mengalami pemugaran sebanyak dua kali, yakni 1976 dan 1984. Meski demikian, bangunan asli tetap dipertahankan.

img_title Viral! Misteri Orang Hilang di Jeju Makin Ngeri, Polisi Diduga Tutup Kasus hingga Korban Ditemukan Tewas

“Karena serupa dengan Masjid Agung Cirebon dan Demak,” ucapnya.

Luas bangunan masjid sekitar 900 meter per segi. Cukup untuk menampung sekitar 400 jemaah. Saat ini, masjid itu masih sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah, seperti dari Makassar, Bandung, dan Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kota Tua

UNESCO Kagumi Peninggalan Sejarah di Indonesia

Namun sayang banyak cagar budaya yang mengalami kerusakan.

img_title
VIVA.co.id
22 Januari 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut